Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Eks Intel Senior sebut Presiden Prabowo Sudah Tahu Kalau Ijazah Jokowi Palsu

Eks Intel Senior sebut Presiden Prabowo Sudah Tahu Kalau Ijazah Jokowi Palsu Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pakar intelijen senior Kolonel Purn Sri Radjasa Chandra mengaku yakin 100 persen bahwa ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi palsu.

Ia juga mengungkap dugaan keterlibatan mantan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes) Paiman Raharjo dalam polemik tersebut.

Sri Radjasa Chandra menyebut dugaan pencetakan ijazah palsu Jokowi berkaitan dengan sebuah usaha percetakan yang disebut berada di kawasan Pasar Pramuka, Jakarta.

Dalam keterangannya saat berbincang dengan Refly Harun, Sri Radjasa bahkan menyebut istilah “Universitas Pasar Pramuka (UPP)” untuk menggambarkan lokasi yang diduga berkaitan dengan pencetakan ijazah tersebut.

Menurut Sri Radjasa, dugaan tersebut berkaitan dengan usaha percetakan yang dimiliki atau terafiliasi dengan Paiman Raharjo. Ia menyebut lokasi tersebut menjadi salah satu simpul yang perlu diperhatikan dalam polemik mengenai keaslian ijazah Jokowi.

Mantan intel senior TNI AD itu juga menyinggung adanya kerabat Paiman yang disebut bekerja di tempat tersebut.

Sri Radjasa kemudian mengaitkan posisi Paiman Raharjo setelah menjabat sebagai Wamendes dengan dugaan kedekatan dan berbagai jabatan yang diperolehnya.

“Tidak mengherankan jika Paiman mendapat luxury, dia dapat posisi Wamen, komisaris segala macam di situ,” ujarnya.

Nama “Universitas Pasar Pramuka” mencuat dalam pernyataan Sri Radjasa sebagai sebutan untuk lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pencetakan dokumen yang dipersoalkan.

Sri Radjasa menyatakan bahwa usaha percetakan yang dikaitkan dengan Paiman menjadi bagian penting dalam dugaan alur pencetakan ijazah Jokowi.

Dalam perbincangan tersebut, Refly Harun kemudian mempertanyakan apakah Presiden mengetahui dugaan tersebut.

“Apa presiden tahu?” tanya Refly.

Sri Radjasa menjawab bahwa informasi tersebut disebut telah diketahui hingga tingkat Presiden.

“Tahu, sampai Presiden tahu,” jawab Sri Radjasa.

Refly Harun juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah mendapat pengakuan dari seorang menteri senior pada era pemerintahan Jokowi yang disebut menyatakan bahwa ijazah Jokowi palsu.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat