Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Begini Tanggapan NasDem, Saat Emak-Emak Minta Jokowi Mundur

Begini Tanggapan NasDem, Saat Emak-Emak Minta Jokowi Mundur Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sejumlah perempuan yang mengatasnamakan Barisan Emak-Emak Militan (BEM) melakukan demo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam aksi tersebut meminta agar Joko Widodo mundur dari jabatan presiden karena akan kembali maju pada pilpres 2019.

Sekjen NasDem, Johnny G Plate, mengatakan emak-emak harus dihormati.  Sebab emak-emak yang ditempatkan koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin berada di posisi terhormat. Olehnya itu, tidak akan menurunkan emak-emak untuk melakukan demo di jalanan.

"Emak-emak itu harus kita hormati. Karena di merekalah ada surga. Makanya kami tidak mempolitisasi emak-emak," ujarnya di Jakarta, Senin (3/9/2018).

Ia mengaku tidaak takut dengan aksi demo emak-emak yang meminta Jokowi mundur. Sebab emak-emak dan kaum perempuan pendukung Jokowi yang terhimpun dalam Super Jokowi (Suara Perempuan untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin) juga meminta jokowi tetap memimpin Indonesia.

"Ada juga Super Jokowi yang minta supaya jangan sampai Jokowi tidak melanjutkan program-programnya," katanya.

Koordinator aksi Barisan Emak-Emak Militan (BEM), Tri Erniyanti, mempertanyakan Jokowi yang enggan mundur dari jabatannya. Hal itu dikhawatir, Jokowi bakal memanfaatkan fasilitas negara jika tidak mundur dari jabatannya.

"Presiden harus mundur karena sudah jadi capres. Mundur lebih terhormat, lebih menyelamatkan demokrasi," tegasnya.

Para emak-emak meminta Jokowi bersikap seperti yang dilakukan oleh Sandiaga Uno. Memilih mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta karena menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.

"Harusnya Jokowi mundur seperti Sandiaga Uno," imbuhnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Irfan Mualim
Editor: Irfan Mualim

Tag Terkait: