Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Partai Tommy Soehato Tak Masuk Akal?

Partai Tommy Soehato Tak Masuk Akal? Kredit Foto: Antara/Mohammad Ayudha
Warta Ekonomi, Jakarta -

Partai Berkarya menyebut orang-orang yang anti-Presiden RI ke-2 Soeharto merupakan prokomunis.

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, menilai kesimpulan yang diambil oleh partai yang dinahkodai oleh Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto itu tak masuk akal.

"Ini suatu cara berpikir yang keliru, berpikir hitam putih, bahkan tidak masuk akal sama sekali," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Pernyataan soal anti-Soeharto sama dengan prokomunis itu disampaikan Ketua DPP Berkarya, Andi Badarudin Picunang. Menurut Badar, tiap WNI wajib 'melawan' paham komunis.

Menurut Toni, dirinya heran dengan logika berpikir Badar. Ia mempertanyakan peran para aktivis hingga akademisi yang menurunkan Soeharto di 1998.

"Kalau begitu logikanya berarti semua aktivis, akademisi, dan profesional yang turun demonstrasi menurunkan Pak Harto adalah komunis," terangnya.

Sebelumnya, Badar berbicara tentang paham komunis yang dilarang di Indonesia terkait penyitaan sejumlah buku. Menurutnya, kelompok yang anti-Presiden RI ke-2 Soeharto merupakan prokomunis.

"Kita belajar dari sejarah, ambil yang baik dan kita teruskan cita-cita para pemimpin bangsa kita. Kami kelompok yang fokus bercermin pada pikiran-pikiran Pak Harto yang antikomunis. Ada juga kelompok yang anti-Pak Harto, berarti bisa disimpulkan mereka prokomunis. Kita kan bernegara dan aturan bernegara. Kalau negara mengharamkan paham komunis, wajib kita bela putusan itu," jelasnya.

Baca Juga: Waduh! Berniat Usulkan Ganjar, Politikus PDIP Ini Minta PAN Berhati-hati

Penulis: Irfan Mualim
Editor: Irfan Mualim

Advertisement

Bagikan Artikel: