Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mulai dari Logistik Hingga Keamanan, Ini Manfaat Blockchain di Pelabuhan

Mulai dari Logistik Hingga Keamanan, Ini Manfaat Blockchain di Pelabuhan Kredit Foto: Antara/FB Anggoro
Warta Ekonomi, Jakarta -

Upaya pemanfaatan teknologi blockchain semakin berkembang ke sektor-sektor yang selama ini tak terpikirkan. Salah satunya di sektor pelabuhan. Seperti yang dilakukan oleh salah satu pelabuhan terbesar di Eropa, Marsielle-Fos Port, yang dikabarkan sedang mengembangkan proyek blockchain yang berfokus untuk membantu operasional koridor transportasi di sana, yaitu Mediterranean-Rhône-Saône axis (MeRS).

Targetnya adalah untuk menyederhanakan sistem logistik pelabuhan sehingga kinerja layanan yang dihasilkan dapat lebih cepat dan maksimal. Sebagaimana dilansir oleh Coingeek beberapa waktu lalu, proyek ini didukung oleh Delegasi Antar-Anministrasi untuk pengembangan pelabuhan Perancis. Diharapkan dari pengembangan proyek ini dapat menghasilkan keamanan rantai pasokan secara digital, sehingga dapat meningkatkan keamanan, fluiditas dan daya saing rantai logistik pelabuhan.

Setiap tahun, pelabuhan terbesar di Perancis ini menangani aktivitas logistic sedikitnya 10 juta ton barang.

“Solusi yang akan kami bangun dari pemanfaatan blockchain ini adalah membangun rantai dokumen virtual yang aman, yang memungkinkan pertukaran data dilakukan dengan pihak-pihak yang terlibat dengan sertifikasi secara digital dengan blockchain tanpa superstruktur yang melibatkan pihak ketiga,” tulis keterangan resmi pihak pelabuhan, dalam laporan tersebut.

Baca Juga: Sederhanakan Sistem Logistik, Pelabuhan di Perancis Manfaatkan Blockchain

Rencananya proyek blockchain ini akan diluncurkan secara resmi pada Juni 2019 mendatang, dan didukung penuh oleh pihak-pihak lain, seperti lembaga keuangan Caisse des Dépôts et Consignations, Voies navigables de France, otoritas pengelolaan saluran air untuk masyarakat pedalaman Prancis dan Compagnie Nationale du Rhône, sebuah perusahaan pembangkit listrik.

Secara umum proyek blockchain ini digarap oleh tiga perusahaan berpengalaman di bidang teknologi dan blockchain lewat layanan-layanan yang telah mereka berikan sebelumnya. Mereka adalah Buyco, Marseille Gyptis International dan Maersk. Buyco adalah perusahaan yang menawarkan platform kolaborasi bagi eksportir dan importir.

Marseille Gyptis International merupakan perusahaan yang menawarkan perangkat lunak yang dapat melacak barang di pelabuhan. Sedangkan Maersk diketahui adalah perusahaan pengiriman terbesar di dunia. Proyek ini adalah tahap awal dalam pemanfaatan blockchain pada jaringan pelabuhan yang ada di Perancis.

Jika terbukti berhasil dan sistem teknologinya berjalan dengan baik, maka ke depan proyek sejenis juga akan dikembangkan di jaringan pelabuhan-pelabuhan lain di Perancis.

Baca Juga: PertaLife Insurance Cetak Laba Bersih Rp 50,16 Miliar di Kuartal III 2022

Penulis: Taufan Sukma
Editor: Kumairoh

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: