Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Makin Canggih. . . AI Berperan Penting dalam Bisnis di Masa Depan

Makin Canggih. . . AI Berperan Penting dalam Bisnis di Masa Depan Kredit Foto: Entrepreneur.com
Warta Ekonomi, Jakarta -

Artificial Intelligence (AI) kini menjadi aset bisnis yang layak menjadi perhatian setiap pengusaha. AI mampu membuat kemajuan dalam berbagai topik, mulai dari urutan email berbasis perilaku hingga bot pengiriman pesan yang cerdas dan bahkan analisis kepuasan karyawan internal.

Anda dapat menggunakan AI untuk meningkatkan retensi pelanggan, NPS, tingkat penutupan penjualan, dan prospek yang belum memenuhi syarat. Sulit untuk mengetahui di mana AI akan berada dalam satu atau dua dekade ke depan.

Baca Juga: Mantap! Ini 5 Manfaat AI untuk Bisnis Startup

Apa manfaat AI untuk bisnis baik skala besar maupun skala kecil?

1. Analisis emosional

Salah satu CEO Gartner pernah berkata, "Pada tahun 2022, perangkat pribadi Anda akan lebih tahu tentang keadaan emosi Anda daripada keluarga Anda sendiri."

Emosi AI, juga dikenal sebagai komputasi afektif, yakni iterasi dari AI yang mampu mendeteksi emosi manusia dan merespons emosi-emosi tersebut. Satu studi dari University of Ohio mengklaim bahwa AI sekarang lebih baik dalam mendeteksi emosi daripada manusia.

Baca Juga: Startup Ini Gunakan AI untuk Identifikasi Lingkungan

Bayangkan, dengan AI, Anda bisa mengumpulkan emosi pemirsa ketika menonton video online Anda, atau menggunakan urutan penjualan email, bot perpesanan, dan bahkan opsi telepon dukungan pelanggan yang beradaptasi secara otomatis berdasarkan emosi pengguna.

2. Dukungan pelanggan

Menurut sebuah laporan yang dikutip dari Entrepreneur (25/04/1997), peningkatan moderat dalam pengalaman pelanggan secara besar-besaran dapat meningkatkan pendapatan. AI bisa memberikan peran penting untuk masa depan industri layanan pelanggan.

3. Penjualan dan generasi pemimpin

AI membuat percikan besar dalam penjualan business to business (B2B) dan generasi pemimpin. Harvard Business Review melaporkan, bisnis yang menggunakan AI dapat mengurangi waktu panggilan hingga 70 persen dan meningkatkan jumlah pelanggan hingga 50 persen.

Selain itu, satu sumber percaya bahwa 85 persen dari tugas yang berhubungan dengan penjualan bisa diserahkan kepada robot pada tahun 2020 mendatang.

Baca Juga: Jitu, 5 Trik Ini Jitu Buat Pemasar B2B Digital, Cobain Deh!

4. Bakat kecerdasan

Merekrut talenta yang tepat untuk perusahaan Anda bisa menjadi pengalaman yang membuat frustrasi. Untungnya, produk-produk AI dapat menawarkan bantuan.

Menurut survei terhadap 1.000 eksekutif C-Level dari perusahaan besar yang dilakukan oleh Eightfold, 78 persen bisnis yang disurvei menyebut program bakat sebagai "sangat penting," tetapi hanya 44 persen mengatakan bahwa yang mereka gunakan efektif, sisanya berkata itu tak efektif.

AI memainkan peran di sini untuk wawancara, mengkurasi daftar kandidat yang relevan, menghilangkan bias dengan skrining buta, dan mendorong perhatian dengan mobilitas internal di antara fitur-fitur lainnya.

Baca Juga: Rocky Gerung Hingga Eks Pimpinan KPK Deklarasi Dukung Anies, Loyalis: Begitulah Jika Akal Sehat Bekerja

Penulis: Clara Aprilia Sukandar
Editor: Clara Aprilia Sukandar

Advertisement

Bagikan Artikel: