Kredit Foto: Foto/Istimewa

Transkip rekaman yang bocor muncul pada September menunjukkan bahwa Lam mengatakan dia akan mundur jika dia punya pilihan, meskipun kemudian dia mengatakan tidak pernah berpikir untuk mundur.
Sejauh ini Pemerintah China telah memberikan dukungan kepada Lam dan polisi Hong Kong dalam penanganan kerusuhan yang terjadi. Beijing menyebut para demonstran "perusuh" dan mengutuk kekerasan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Abdul Halim Trian Fikri
Tag Terkait: