Kredit Foto: The Washington Post
Khamenei mengatakan penembakan pesawat itu 'insiden pahit' yang menyedihkan bagi Iran tapi musuh-musuhnya senang. Ia mengatakan musuh-musuh Iran memanfaatkan kecelakaan itu untuk mempertanyakan Republik Islam Iran, Garda Revolusi, dan angkatan bersenjata.
Dalam khotbahnya ia juga menyerang negara-negara Barat. Ia mengatakan mereka terlalu lemah untuk 'membuat rakyat Iran bertekuk lutut'. Khamenei menyerang Inggris, Prancis, dan Jerman yang menggunakan mekanisme perselisihan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) dan berusaha menarik kembali Iran ke kesepakatan nuklir 2015 itu. Ia mengatakan pemerintahan tiga negara itu 'hina' dan pelayan Amerika Serikat.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Shelma Rachmahyanti
Tag Terkait: