Kredit Foto: Reuters
Ketegangan antara AS dan Iran memuncak pada Januari ketika AS membunuh komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani dengan serangan pesawat nirawak di Bagghdad. Soleimani dianggap Washington bertanggung jawab atas kematian ratusan orang Amerika.
Soleimani tewas bersama dengan komandan milisi Irak pro-Iran; Abu Mahdi al Muhandis. Iran membalas serangan itu dengan menembakkan rudal balistik ke pangkalan militer Irak yang menampung pasukan Amerika. Ratusan tentara Amerika mengalami cedera otak traumatis akibat serangan misil-misil Iran.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Shelma Rachmahyanti
Tag Terkait: