Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kim Jong-un Senang Pantau Langsung Uji Coba Senjata Baru

Kim Jong-un Senang Pantau Langsung Uji Coba Senjata Baru Kredit Foto: (Foto: Rodong Sinmun)
Warta Ekonomi, Seoul -

Kim Jong-un, diktator muda Korea Utara (Korut), secara pribadi memantau latihan serangan senjata militernya pada hari Senin kemarin. Aktivitas pemimpin muda rezim komunis ini dilaporkan media pemerintah setempat pada hari Selasa (10/3/2020).

Manuver senjata kemarin mencakup uji tembak tiga proyektil yang diduga sebagai rudal balistik jarak pendek. Penembakan ketiga proyektil itu hanya berselang seminggau setelah Pyongyang menguji tembak dua rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Jepang.

Baca Juga: Hindari Provokasi, AS-China Kompak Desak Korut Kembali ke dalam Perundingan

Menurut militer Korea Selatan, Korut meluncurkan beberapa proyektil ke arah Laut Jepang kemarin sebagai bagian dari latihan menembak. Manuver rezim Kim Jong-un itu mendorong Amerika Serikat (AS) dan China untuk membujuk Pyongyang kembali ke meja perundingan tentang penghentian program nuklir dan misil Korut.

"Kim bergabung dengan komandan Tentara Rakyat Korea dan menyatakan sangat puas dengan hasilnya," tulis media pemerintah North Korean News Agency (KCNA) yang dilansir Reuters.

"Tujuan latihan serangan senjata adalah untuk memeriksa kemampuan serangan balik militer secara mendadak dari unit artileri jarak jauh di depan," lanjut KCNA.

Foto yang dirilis oleh KCNA menunjukkan pasukan menembakkan sejumlah senjata artileri, serta rudal dari sistem roket peluncur ganda (MLRS) dengan empat tabung peluncuran.

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan rudal yang ditembakkan Korut terbang hingga 200 km dan mencapai ketinggian 50 km.

Inggris, Jerman, Prancis, Estonia dan Belgia mengangkat isu peluncuran rudal Korut baru-baru ini di Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis pekan lalu. Mereka menyebut tindakan Pyongyang provokatif dan melanggar resolusi PBB.

Tetapi Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengkritik sikap negara-negara Eropa itu dengan menyebutnya sebagai "perilaku sembrono". Saudara perempuan Kim Jong-un mengatakan latihan senjata negaranya tidak dimaksudkan untuk mengancam siapa pun.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel: