Dia mengatakan, keputusan Presiden Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan merupakan bentuk pembangkangan hukum terhadap putusan MA karena tidak didasarkan pada pertimbangan yang memadai dari segi yuridis, sosiologis, dan filosofis.
"Pelanggaran presiden terhadap undang-undang ataupun konstitusi bisa berujung pada pemakzulan presiden," ujarnya.
Di tengah pandemi Covid-19 ini, dia pun mengimbau kepada umat Islam khususnya, dan rakyat Indonesia pada umumnya, untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampunan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup yang kian berat.
"Mengajak seluruh elemen bangsa menyatukan tekad dan merapatkan barisan untuk melakukan perlawanan terhadap berbagai peraturan dan perundangan yang zalim dan menyengsarakan rakyat," ucapnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Rosmayanti