Salah seorang Local Hero Pertagas, Innik Himatin mengatakan selama pandemi kegiatan tetap berjalan melalui sistem daring dan luring dengan menjalankan protokol kesehatan. Untuk sekali pertemuan biasanya disesuaikan dengan membagi kelompok menjadi tiga orang.
Innik mengakui pendapatan pada saat hari raya berkurang, karena pembelian untuk baju turun. Namun saat ini pendapatan makin membaik. Sekarang rata-rata pendapatan mereka per bulan bisa Rp2,3 juta.
Sementara itu, Ayep yang memimpin Gapoktan mitra binaan Pertagas di Cilamaya, Jabar menuturkan dampak COVID-19 sangat terasa bagi petani. Selain harga jual yang turun, biaya produksi seperti untuk pembelian obat-obatan agak sulit sehingga harga jadi naik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Vicky Fadil