Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Laba Bersih Perusahaan Milik Konglomerat Kiki Barki Meroket Hampir Dua Kali Lipat!

Laba Bersih Perusahaan Milik Konglomerat Kiki Barki Meroket Hampir Dua Kali Lipat! Kredit Foto: Forbes
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Harum Energy Tbk (HRUM) milik konglomerat Kiki Barki mencetak kinerja keuangan positif sepanjang kuartal pertama tahun 2021. Laba bersih Harum Energy tercatat meroket hampir dua kali lipat, yakni naik 90,16% dari US$27,35 juta per September 2020 menjadi US$52,01 juta per September 2021.

Performa laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 50,98% dari US$136,14 juta pada triwulan ketiga 2020 menjadi US$205,55 juta pada triwulan ketiga 2021. Pendapatan paling besar didapat dari penjualan batu bara. Secara tahunan, pendapatan Harum Energy dari penjualan batu bara ekspor meningkat dari US$127,12 juta menjadi US$194,93 juta. Baca Juga: Kipas-Kipas Cuan! Keuntungan Bisnis Miras Milik Pemprov DKI Tumbuh Berkali-Kali Lipat!

Sementara itu, pendapatan sewa alat berat terkoreksi dari US$4,67 juta per September 2020 menjadi US$4,48 juta per September 2021. Pendapatan sewa jalan pengangkutan juga menipis dari US$3,59 juta menjadi US$3,55 juta. Namun, pendapatan segmen time, freight, dan voyage charter tercatat naik dari sebelumnya US$766,03 ribu menjadi US$2,58 juta. Baca Juga: Bisnis Rumah Sakit Kinclong, Omzet dan Cuan RS Mitra Keluarga Melonjak Drastis!

Kenaikan pendapatan juga diikuti oleh lonjakan beban penjualan dari angka US$9,23 juta pada Q320 menjadi US$11,43 juta pada Q321. Beban umum dan administrasi juga meningkat dari US$17,36 juta menjadi US$18,88 juta. Bahkan, biaya keuangan meningkat tajam dari awalnya hanya US$821,52 ribu menjadi US$2,13 juta. 

Pada saat yang sama, Harum Energy mendapatkan bagian atas laba bersih entitas asosiasi sebesar US$4,56 juta pada September 2021 yang mana pada periode yang sama tahun lalu tercatat nihil. Total aset Harum Energy mengalami kenaikan dari US$498,70 juta pada akhir Desember 2020 menjadi US$692,81 juta pada akhir September 2021.

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan