Orang Istana Ikut-ikutan Beraksi, Halo Fadli Zon, Jangan Banyak Ngoceh! Nanti Malu...

Orang Istana Ikut-ikutan Beraksi, Halo Fadli Zon, Jangan Banyak Ngoceh! Nanti Malu... Kredit Foto: Twitter/Ali Mocthar Ngabalin

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin semprot politikus Gerindra Fadli Zon.

Menurut Ngabalin, Fadli Zon untuk lebih banyak membaca regulasi dan perundang-undangan sebelum melontarkan kritik kepada Presiden Jokowi.

"Jangan banyak ngoceh. Kalau dia berteriak-teriak nanti malu, masa DPR tidak mengerti. Suruh baca, belajar lagi," kata Ali Ngabalin kepada wartawan, Minggu (14/11).

Baca Juga: Gak Main-main, Ternyata Prabowo yang Turun Langsung Tegur Fadli Zon Usai Serang Jokowi

Ali Ngabalin mengatakan, sebagai politisi yang aktif di DPR RI seharusnya Fadli Zon bisa mengerti bagaimana penanganan suatu bencana alam yang tidak semua harus langsung ditangani presiden.

"Kalau dia (Fadli Zon) DPR harus tahu aturannya, harus mengerti pada tingkat mana skala nasional ditangani. Pada tingkat mana provinsi bencana daerah ditangani, dan pada tingkat mana bupati, wali kota penanganannya," jelasnya.

Ngabalin berpendapat, Fadli sebagai anggota DPR RI tidak seharusnya hanya bisa mengkritik. Menurutnya, Fadli bisa mengumpulkan dana bersama anggota dewan lainnya untuk membantu korban banjir Sintang.

"Kalau DPR itu dia bisa kumpulkan, jadi pelopor, kumpulkan teman-teman DPR-nya, khususnya dapil sana suruh turun dulu," tegasnya.

Sebelumnya, Fadli Zon mengkritik Presiden Jokowi usai meresmikan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Luar biasa Pak. Selamat peresmian Sirkuit Mandalika. Tinggal kapan ke Sintang, sudah 3 minggu banjir belum surut," sindir Fadli Zon.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini