Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Strategi Anies Baswedan Pakai MUI DKI Jakarta Demi Pilpres 2024

Strategi Anies Baswedan Pakai MUI DKI Jakarta Demi Pilpres 2024 Kredit Foto: Twitter/Anies Baswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Peneliti Utama Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho bersuara lantang soal wacana MUI DKI Jakarta membentuk tim siber untuk melindungi Anies Baswedan. 

Hal itu dianggap kontradiktif dengan fatwa haram  MUI Pusat terhadap buzzer atau pendengung.

Sementara tim siber alias cyber army bentukan MUI Jakarta fungsinya sama saja dengan buzzer.

Baca Juga: Pengamat Bongkar Siasat MUI DKI Dukung Anies Baswedan, Miris! 

Menurut Catur, dana yang dikeluarkan MUI seharusnya sesuai dengan tugas dan program bagi seluruh umat Islam. 

"Anggaran dari Pemerintah Pusat atau Daerah terhadap MUI, sebaiknya digunakan untuk kemaslahatan umat," ucap Catur kepada GenPI.co, Minggu (21/11). 

Catur menjelaskan langkah yang ingin dilakukan MUI Jakarta terlihat mirip dengan fenomena Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta pada 2017. 

Sebab, kata dia, politik identitas mewarnai perhelatan tersebut, sehingga Anies Baswedan bisa menang sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

"Buat Anies, kondisi saat ini akan dikaitkan dengan Pilgub 2017," jelasnya.

Oleh karena itu, Catur menilai dengan pandangan tersebut, partai politik pun akan berpikir kali kedua untuk mengusung Anies Baswedan. 

"Anies bisa dicemooh publik lantaran diduga menggunakan strategi politik identitas. Jadi, meski MUI Jakarta mendukung seperti apa pun, Anies mau ke mana bila tak gabung parpol?" imbuhnya.

Baca Juga: Penyaluran Pinjaman Fintech Capai Rp 47,23 Triliun Pada Agustus 2022

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Rosmayanti

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: