Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Polemik Larangan Ucapan Natal, Abu Janda Bikin Sayembara Rp50 Juta, Berani Banget Bawa-bawa Alquran

Polemik Larangan Ucapan Natal, Abu Janda Bikin Sayembara Rp50 Juta, Berani Banget Bawa-bawa Alquran Kredit Foto: Instagram/Abu Janda
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda membuat semacam sayembara bagi siapapun yang menemukan ayat di dalam Alquran yang menyatakan larangan bagi umat Muslim untuk mengucapkan selamat Natal. 

Hal itu disampaikan Abu Janda di akun instagram pribadinya, Rabu (15/12/2021). Pernyataan itu disampaikannya untuk merespon polemik larangan mengucapkan selamat Natal yang dikeluarkan beberapa pihak dalam satu dua hari belakangan ini. 

Tidak main-main, bagi siapapun yang menemukan ayat  tersebut, Abu Janda mengaku bakal menghadiahinya uang tunai Rp50 juta.

Baca Juga: "Akidah Kadrun Sebenarnya Lemah-Lemah, Masa Takut Kepada Salib sama Takut Ngucapin Natal"

“Saya ada uang Rp50 juta. Ini uang saya. Saya akan berikan pada siapa pun yang bisa menunjukkan kepada saya satu ayat Al-Qur’an atau satu hadis yang berbunyi, dilarang mengucapkan selamat natal, saya tunggu ya,” kata Abu Janda. 

Abu Janda sendiri mengaku yakin betul, bahwa di dalam Alquran tidak ada satupun ayat yang mengharamkan mengucapkan selamat hari raya kepada para pemeluk agama lain. 

“Karena saya yakin tidak ada. Jadi tunjukkan kepada saya ayatnya, tunjukkan kepada saya hadisnya yang berbunyi dilarang mengucapkan selamat Natal, uang ini akan menjadi milik Anda, Rp50 juta,” ucap dia.

Larangan mengucapkan selamat Natal bukan baru muncul kali ini, di tahun - tahun sebelumnya isu sensitif ini juga ramai bergulir dan menjadi polemik di tengah  masyarakat, Banyak yang setuju, tetapi tidak sedikit yang menolak. 

Terkait hal ini, Abu Janda mengaku sedih, sekaligus prihatin melihat  kondisi toleransi beragama di Indonesia. 

“Saya seorang muslim dan saya sedih. Setiap tahun menjelang perayaan Natal selalu ribut haramkan ucapan selamat Natal. Malu-maluin aja,” tukasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Rosmayanti

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan