Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Manuver 11 Kapal Iran Ramaikan Samudra Hindia, Ternyata China dan Rusia Ikut-ikutan

Manuver 11 Kapal Iran Ramaikan Samudra Hindia, Ternyata China dan Rusia Ikut-ikutan Kredit Foto: Wikimedia Commons
Warta Ekonomi, Teheran -

Sebanyak 11 kapal perang dari Iran, melakukan manuver berupa latihan perang bersama China dan Rusia di Samudra Hindia yang untuk meningkatkan keamanan laut.

Dilansir dari Associated Press, Sabtu (21/1/2022), TV pemerintah Iran mengatakan 11 kapalnya bergabung dengan tiga kapal Rusia termasuk kapal perusak, dan dua kapal China. 

Baca Juga: Buka-bukaan! Puluhan Ribu Tentara dan 140 Kapal Perang Rusia Berangkat Latihan Perang

Garda Revolusi Iran juga akan berpartisipasi dengan kapal dan helikopter yang lebih kecil.

Laporan itu mengatakan manuver akan mencakup sekitar 17.000 kilometer persegi, di utara Samudera Hindia, termasuk pertempuran malam, operasi penyelamatan dan latihan pemadam kebakaran.

Ini adalah latihan angkatan laut bersama ketiga antara negara tersebut  sejak 2019. Latihan itu itu juga bertepatan dengan kunjungan Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Rusia baru-baru ini yang berakhir pada hari Kamis.

“Meningkatkan hubungan bilateral antara Teheran dan Moskow akan meningkatkan keamanan kawasan dan arena internasional,” kata Raisi sekembalinya dari Rusia pada hari Jumat (20/1), kantor berita resmi IRNA melaporkan.

Raisi mengatakan dia telah memberi Moskow rancangan dokumen tentang hubungan strategis yang akan memperkuat kolaborasi bersama selama dua dekade ke depan.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin memuji “kerja sama erat” kedua negara di panggung internasional.

“Sangat penting bagi saya untuk mengetahui pendapat Anda tentang Rencana Aksi Komprehensif Bersama,” kada dia.

Teheran telah berusaha untuk meningkatkan kerja sama militer dengan Beijing dan Moskow di tengah ketegangan regional dengan Amerika Serikat. 

Kunjungan ke Iran oleh perwakilan angkatan laut Rusia dan China juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Iran telah mengadakan latihan militer reguler dalam beberapa bulan terakhir, karena upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 dengan kekuatan dunia gagal.

Rusia juga berselisih dengan AS dan Barat mengenai tetangganya Ukraina, di mana negara itu telah mengirim sekitar 100.000 tentara ke perbatasan kedua negara itu.

Langka negeri beruang merah itu telah membuat khawatir Washington, Kiev dandan negara sekutu barat.

Rusia juga pada hari Kamis mengumumkan manuver angkatan laut menyapu di beberapa daerah yang melibatkan sebagian besar potensi angkatan lautnya.

Lebih dari 140 kapal perang dan lebih dari 60 pesawat diterjungkan dalam latihan yang akan berlangsung hingga Februari itu.

Latihan akan dilakukan di Laut Hitam, Mediterania, Atlantik timur laut dan Samudra Pasifik, selain latihan bersama dengan Iran di Samudra Hindia.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan