Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tunjukkan Performa Cemerlang, Digitalisasi Pembayaran Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi

Tunjukkan Performa Cemerlang, Digitalisasi Pembayaran Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Kredit Foto: Eyos
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan digitalisasi sistem pembayaran akan menjadi salah satu aspek yang didorong oleh pemerintah dalam rangka upaya pemulihan ekonomi nasional.

Pasalnya, industri ini tumbuh pesat dan berkontribusi signifikan pada ekonomi negara. Hal ini ditunjukkan oleh pengguna QRIS yang mencapai 12 juta pengguna pada 2021 dengan peningkatan transaksi sebanyak 331%. Selain itu, transaksi uang elektronik meningkat 66,65% menjadi Rp34,6 triliun dan digital banking naik 62,82% menjadi Rp4.313,3 triliun.

Baca Juga: Bank Indonesia Sebut 4 Kunci Percepat Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

Dalam hal ini, negara akan mendorong percepatan konsolidasi industri sistem pembayaran.

"Reformasi aturan menginginkan sistem pembayaran juga sekaligus memperkuat industri, kerja sama antara digital bankingfintech, dan e-commerce membentuk ekosistem yang membangun unicorn atau decacorn," ujar Perry dalam Casual Talks on Digital Payment Innovation of Banking, Senin (14/2/2022).

Selain itu, fokus lain dalam upaya ini adalah kerja sama sistem pembayaran lintas negara yang akan meliputi kerja sama API hingga QR Code. Bahkan, Perry juga menyebut mata uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currency (CDBC).

Sinergi dan koordinasi ini perlu diperkuat dalam rangka mewujudkan sistem pembayaran serta digitalisasi ekonomi dan keuangan di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan cetak biru atau Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. "10 bulan sebelum pandemi, kami meluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Kami perlu mengintegrasikan ekonomi dan keuangan digital kami, dari perbankan digital, fintech, dan e-commerce," tandasnya.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Alfi Dinilhaq

Bagikan Artikel:

Video Pilihan