Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pendapatan Tumbuh, Smartfren Pangkas Rugi dari Triliunan Rupiah Jadi Rp435 Miliar!

Pendapatan Tumbuh, Smartfren Pangkas Rugi dari Triliunan Rupiah Jadi Rp435 Miliar! Kredit Foto: Smartfren
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) membukukan kerugian senilai Rp435,33 miliar sepanjang tahun 2021. Nilai tersebut membaik 71,43% dari kerugian Smartfren pada tahun 2020 lalu yang mencapai Rp1,52 triliun.

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, Smartfren berhasil memangkas kerugian karena ditopang oleh pendapatan yang tumbuh positif. Secara tahunan, pendapatan Smartfren naik 11,16% dari Rp9,41 triliun menjadi Rp10,46 triliun.  Baca Juga: Astaga Naga! Harga Emas Anjlok Parah, Nyaris Rontok ke Rp900 Ribuan!

Kontributor terbesar diperoleh dari pendapatan jasa telekomunikasi data, di mana nilainya meningkat dari Rp8,63 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp9,61 triliun pada Desember 2021. Pada saat yang sama, pendapatan telekomunikasi nondata menyusut dari sebelumnya Rp345,79 miliar menjadi Rp284,52 miliar. 

Smartfren mencatatkan kenaikan pendapatan jasa interkoneksi, yakni dari Rp170,09 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp191,97 miliar pada tahun 2021. Pendapatan lain-lain ikut tumbuh dari sebelumnya Rp265,53 miliar menjadi Rp369,38 miliar.

Pendapatan naik, beban usaha ikut naik. Secara tahunan, total beban usaha Smartfren naik dari Rp10,19 triliun pada akhir 2020 menjadi Rp10,21 triliun pada akhir 2021. Smartfren belum dapat mencatatkan untung karena diperparah oleh meningkatnya kerugian kurs mata uang, yakni dari Rp2,42 miliar menjadi Rp35,49 miliar. Total aset Smartfren mengalami kenaikan dari Rp38,68 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp43,36 triliun pada Desember 2021.

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan