Kredit Foto: Istimewa
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengeluarkan beberapa kebijakan ekonomi syariah yang dinilai mencerminkan spirit Islam Wasathiyah karena mendorong keseimbangan.
Hal itu diungkapkan Ketua Organisasi Alumni Al-Azhar Internasional (OIAA) Cabang Indonesia, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi yang mengatakan salah satu kebijakan yang dilakukan Erick adalah menggabungkan bank-bank syariah milik BUMN menjadi satu entitas untuk menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional.
"Kebijakan yang diambil, khususnya terkait BUMN dan aktivitasnya di republik ini, mudah-mudahan kalau kita lihat, mencerminkan nilai-nilai dalam wasathiyyatun-Islam. Jadi tidak hanya good governance (pengelolaan) tapi masalahat untuk bangsa," ujar TGB dalam Pembukaan Multaqa ke-7 Alumni Al-Azhar Mesir Indonesia dikutip dari kanal video Youtube NWDI Online, Jumat (26/3/2022).
TGB menambahkan, Erick Thohir berkomitmen memperkenalkan kemudian memperkuat ekonomi Islam melalui ekosistem perbankan salahsatunya melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
“Dan beliau juga memimpin lembaga yang berperan penting dalam pengokohan ekosistem itu yang namanya masyarakat ekonomi syariah,” bebernya.
Menurut mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, ekonomi syariah pun sangat penting di Indonesia, sebab Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia dengan kemajuan ekonomi syariahnya akan turut mendorong ekonomi secara nasional.
Selain itu, TGB menjelaskan mengenai islam wasathiyah dalam konteks ekonomi harus menghadirkan keadilan, keseimbangan dan kemaslahatan umat.
"Maka, dalam bicara wasathiyyatun-Islam di konteks ekonomi, kita harus memastikan aktivitas-aktivitas ekonomi baik oleh Indonesia maupun kelompok yang dilakukan negara harus hadirkan nilai keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan untuk semua serta keberlanjutan," ucapnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement