Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kerap Bersitegang dengan Volodymyr Zelenskiy, Orang Terkaya Ukraina Akhirnya Pulang Bantu Perang

Kerap Bersitegang dengan Volodymyr Zelenskiy, Orang Terkaya Ukraina Akhirnya Pulang Bantu Perang Kredit Foto: Wall Street Journal
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketegangan antara orang terkaya Ukraina, Rinat Akhmetov dan Volodymyr Zelenskiy sang presiden negara itu tampaknya mencapai titik didih hanya beberapa minggu yang lalu. Ini karena sang pemimpin Ukraina mengecam oligarki miliardernya yang melarikan diri menjelang invasi Rusia.

Sekarang, di tengah perang, orang terkaya Ukraina mengatakan dia kembali ke negara itu dan keduanya berada di tim yang sama. Untungnya, mereka bersedia mengesampingkan kontroversi yang telah mengelilingi satu sama lain selama beberapa dekade.

Baca Juga: Gak Mau Ketinggalan Oligarki Rusia, Miliarder Termuda Ukraina 'Sembunyi' di Dubai Hindari Perang

Melansir Bloomberg di Jakarta, Jumat (1/4/22) fokus bersama mereka adalah Mariupol, kota yang hancur di mana System Capital Management Akhmetov memiliki pabrik baja. Kota tersebut kerap mendapatkan serangan tanpa henti dari pasukan Rusia sehingga  menyebabkan sekitar 170.000 warga sipil terjebak tanpa akses ke makanan dan air mengalir.

“Mereka sekarat karena kehausan dan kedinginan, ini adalah genosida,” kata Akhmetov dalam tanggapan tertulisnya. “Hal yang paling mengerikan adalah kami tidak dapat membawa bantuan kami ke Mariupol dan kami tidak dapat mengevakuasi orang karena pasukan Rusia terus menembaki dan memblokir konvoi bantuan kami.”

Namun demikian, miliarder berusia 55 tahun ini menolak untuk mengungkap lokasi dirinya berada di Ukraina dengan alasan keamanan. Dia mengatakan dia tidak akan meninggalkan negara itu dan berusaha membantu baik secara finansial maupun dalam perjuangan. 

Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersihnya sebesar $6 miliar turun lebih dari 45% dari sebelum perang dimulai.

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Bagikan Artikel:

Video Pilihan