Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bantah Luhut, Pertamina Tegaskan Pertalite Tidak Alami Penyesuaian Harga

Bantah Luhut, Pertamina Tegaskan Pertalite Tidak Alami Penyesuaian Harga Kredit Foto: Pertamina
Warta Ekonomi, Jakarta -

Beredarnya informasi yang menyebutkan PT Pertamina (Persero) akan menyesuaikan harga daripada Bahan Bakar Minyak (BBM) RON 90 atau Pertalite dibantah oleh perseroan.

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menegaskan harga Pertalite tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan Pertalite, Ini yang Dilakukan Pertamina

"Masih ada masyarakat yang menyangka pertalite naik, kami tegaskan harga Pertalite tidak berubah," ujar Irto saat dikonfirmasi WartaEkonomi, Senin (4/4/2022).

Selain meyakinkan masyarakat akan harga Pertalite tidak mengalami perubahan, ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir akan stok Pertalite.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, kami siapkan stok cukup di SPBU. Stok Pertalite sangat mencukupi. Dan untuk harga tetap sesuai yang ditetapkan Pemerintah," ujarnya.

Lanjutnya, dengan adanya penyesuaian harga daripada Pertamax ia tidak menutup kemungkinan terjadi peningkatan konsumsi atau pergeseran pengguna ke Pertalite.

"Kita lihat nanti dalam seminggu trendnya. Peningkatan (konsumsi Pertalite) itu ada, tapi saya yakin temporary. Apalagi kemarin sempat ada yang mengira Pertalite juga akan naik," tutupnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, memberi sinyal akan adanya kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menyusul kenaikan harga Pertamax. Bukan saja Pertalite, kenaikan pada gas LPG 3 kilogram juga akan menyusul.

Overall, yang akan terjadi itu Pertamax, Pertalite, Premium belum, gas yang 3 kilo itu (ada kenaikan) bertahap,” ujar Luhut di Bekasi, Jumat 1 April 2022.

Luhut bilang, kenaikan BBM akan dilakukan secara bertahap. Pada April ini adanya kenaikan Pertamax, bulan berikutnya disusul Pertelite hingga gas LPG 3 kilogram. Kenaikan itu dilakukan bertahap hingga pada Desember 2022.

Baca Juga: Pertamina Bantah Adanya Kelangkaan Pertalite

“Jadi nanti 1 April, nanti Juli, nanti bulan September. Itu semua bertahap dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya.

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan