Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Serangan Rudal Milisi Pro-Iran, 2 Tentara Koalisi Amerika Jadi Korban

Serangan Rudal Milisi Pro-Iran, 2 Tentara Koalisi Amerika Jadi Korban Kredit Foto: Reuters/WANA/IRGC
Warta Ekonomi, Teheran -

Dua anggota koalisi pimpinan AS terluka pada Kamis (7/4/2022) dalam serangan rudal yang diduga dilakukan milisi pro-Iran terhadap pangkalan Angkatan Udara AS di Suriah timur.

Serangan itu adalah yang pertama menghantam pangkalan di provinsi Deir el-Zour Suriah sejak Januari, ketika delapan peluru mendarat di dalam perimeternya.

Baca Juga: Presiden Iran Murka, Negara yang Tunduk ke Amerika dan Zionis Terancam Diacak-acak

Koalisi Internasional untuk Operasi Inherent Resolve mengatakan pasukan di Green Village di provinsi yang berbatasan dengan Irak dilaporkan menerima dua putaran tembakan tidak langsung. 

Dua anggota Koalisi terluka ringan dalam serangan itu, tambahnya, mengatakan bahwa keduanya dirawat dan kembali bertugas Kamis pagi.

Green Village, tepat di sebelah timur Sungai Efrat, adalah instalasi yang digunakan oleh beberapa dari beberapa ratus pasukan AS di Suriah.

Koalisi mengatakan serangan rudal itu  memicu dua api yang dengan cepat padam.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, pemantau perang oposisi, mengatakan lima roket ditembakkan Kamis pagi dari posisi di mana para pejuang yang didukung Iran bermarkas.

Ratusan tentara AS ditempatkan di timur laut Suriah, bekerja dengan Pasukan Demokratik Suriah yang didukung AS dan dipimpin Kurdi untuk memerangi kelompok ISIS.

Ribuan milisi yang didukung Iran dari seluruh Timur Tengah dikerahkan di berbagai bagian Suriah, banyak dari mereka di daerah sepanjang perbatasan dengan Irak.

Iran mengirim ribuan pejuang yang didukungnya dari seluruh Timur Tengah untuk berperang bersama pasukan Presiden Bashar Assad selama konflik 11 tahun di Suriah.

Meskipun belum ada kelompok yang mengeklaim bertanggung jawab atas serangan itu, proksi Iran telah menargetkan pasukan AS di Irak dan Suriah di masa lalu.

Bulan lalu, Korps Pengawal Revolusi Iran mengaku bertanggung jawab langsung atas serangan roket di Kurdistan Irak yang menargetkan AS.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan