Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ganjar Pranowo Dianugerahi Gelar Kehormatan 'Teuku' dari Masyarakat Aceh

Ganjar Pranowo Dianugerahi Gelar Kehormatan 'Teuku' dari Masyarakat Aceh Kredit Foto: Relawan Sahabat Ganjar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Aceh. Di sana, Ganjar sempat dianugerahi gelar kehormatan Teuku. 

Pemberian gelar ini dilakukan di rumah Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh, Prof. Dr. Herman Fithra dan dipimpin oleh Ketua Majelis Adat Aceh Kota Lhokseumawe M Jalil Hasan.

Gelar yang diberikan oleh masyarakat Aceh kepada Ganjar ditandai dengan penyematan kepiah mekeutob dan rencong kepada Ganjar yang dalam adat Aceh dinamakan ritual peusijuek.

Jalil menjelaskan ritual peusijuek dilakukan masyarakat Aceh ketika kedatangan tamu agung atau tokoh-tokoh yang dinilai berjasa dalam memajukan bangsa. Artinya, tidak semua tamu bisa mendapat gelar ini.

Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh, Prof. Dr. Herman Fithra menegaskan pemberian gelar Teuku kepada Ganjar telah melalui proses rembuk sebelumnya.

"Kami dengan beliau Ketua Majelis Adat Aceh Kota Lhokseumawe, kita berembuk memberi gelar kepada Bapak Ganjar, kita melihat sepak terjang beliau dalam membangun Indonesia khususnya Jawa Tengah," ujar Herman dalam keterangan tertulis.

Pria yang baru saja dikukuhkan sebagai guru besar bidang transportasi ini memaparkan pada zaman penjajahan rencong yang digunakan dalam ritual peusijuek diartikan sebagai bentuk perlawanan terhadap Belanda.

Namun, lanjut Herman, pemberian rencong kepada Ganjar hari ini bisa dimaknai sebagai bentuk semangat Ganjar dalam membangun Indonesia. Khususnya dalam memimpin Jawa Tengah.

"Walaupun dengan rencong yang kecil itu punya semangat yang besar untuk mengusir penjajah. Artinya hari ini diartikan semangat yang besar untuk membangun bangsa ini, memberantas kemiskinan di Indonesia. Kita percaya dengan kemampuan beliau, itu bisa diwujudkan nantinya," ungkap Herman.

Herman menilai Ganjar merupakan sosok pemimpin yang memiliki kedekatan dengan semua golongan tanpa memandang status sosial. Menurutnya, jarang ada tokoh bangsa yang seperti Ganjar.

"Yang saya rasa dan semua orang rasa, beliau sangat humble dan sangat dekat dengan semua lapisan tanpa melihat status sosial. Ini sebenarnya yang kita harapkan tokoh-tokoh bangsa punya karakter seperti ini," ujar Herman.

"Karena itu, kita sepakat memberikan gelar, Teuku Ganjar Pranowo," tandasnya.

Kunjungan Ganjar ke Aceh meliputi agenda melantik Pengurus Cabang (pengcab) Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Lhokseumawe Raya masa bakti 2022-2027. 

Selain itu, Ganjar juga berkesempatan menjadi pembicara dalam kuliah umum di Unimal serta menghadiri acara pengukuhan gelar guru besar Herman di GOR ACC Cunda Unimal, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: