Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Umat Tolong Pengertiannya, Jika Alami Gejala Covid-19, Satgas: Mohon untuk Tidak Ibadah di Masjid

Umat Tolong Pengertiannya, Jika Alami Gejala Covid-19, Satgas: Mohon untuk Tidak Ibadah di Masjid Kredit Foto: Antara/Yusuf Nugroho
Warta Ekonomi, Jakarta -

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat yang memiliki gejala Covid-19 untuk tidak melakukan ibadah salat tarawih di masjid. 

"Kalau mengalami gejala Covid-19, sebaiknya tidak melakukan salat tarawih di masjid," kata Sonny Harry B. Harmadi, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, dalam talkshow daring bertajuk "Jaga Hati, Imun, dan Prokes Bulan Ramadhan", Selasa (12/4).

Baca Juga: Kemenkeu: APBN 2022 Akan Tetap Ekspansif untuk Antisipasi Pandemi Covid-19

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memakai masker dengan baik dan benar guna menghindari risiko penyebaran virus Covid-19. "Karena kita tidak tahu orang di sebelah kita apakah dia menderita Covid-19 atau tidak," jelas dia.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah agar masyarakat membawa sendiri peralatan ibadahnya serta berwudhu di rumah. Pasalnya, ketika berwudhu seseorang perlu melepaskan masker. Hal ini meningkatkan risiko penyebaran virus. 

Sementara untuk kelompok rentan dan anak-anak yang belum menerima vaksinasi, Sonny menyarankan agar melakukan ibadah tarawih di rumah masing-masing.

Sonny juga mengingatkan pengurus masjid untuk memastikan ventilasi dan sirkulasi udara dalam kondisi yang baik agar terjadi perputaran udara. Kemudian, pengaturan kerapatan saf salat juga perlu disesuaikan dengan level PPKM di daerah terkait.

Baca Juga: Kiat SMF Hidupkan Pembiayaan Perumahan di Tengah Pandemi Covid-19

"Ada level PPKM yang mengizinkan kapasitas rumah ibadah 100%, ada yang hanya boleh 50%. Oleh karena itu, safnya diatur agar ada jarak," pungkasnya.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan