Ganjar Pranowo Serius Selesaikan Kemiskinan dan Kematian Ibu, Libatkan Bupati-Wali Kota
Kredit Foto: Relawan Sahabat Ganjar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta bupati dan wali kota di wilayah Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen) maupun Bregas Malang (Brebes, Tegal, Slawi, dan Pemalang) menyelesaikan masalah kemiskinan dan angka kematian ibu (AKI) melahirkan.
"Kemiskinan di Bregas Malang dan Barlingmascakeb ini masih cukup tinggi," katanya.
Ia mencontohkan angka kemiskinan di Barlingmascakeb, khususnya Kabupaten Kebumen mencapai 17,83 persen, Banjarnegara 16,23 persen, dan Purbalingga 16,24 persen, sedangkan Bregas Malang seperti Brebes mencapai 17,43 persen, diikuti Pemalang 16,56 persen.
Sementara angka kematian ibu melahirkan (AKI) beberapa daerah juga cukup tinggi dan melebihi provinsi, antara lain di Brebes merupakan yang paling tinggi, karena mencapai 105 kasus, Pemalang 32 kasus, Tegal 30 kasus, Banjarnegara 41 kasus, Cilacap 45 kasus, Banyumas 44 kasus, dan Kebumen 38 kasus.
"Untuk stunting di Kabupaten Tegal masih cukup tinggi, mencapai 28 persen, tolong diperhatikan, program 5Ng (JateNG GayeNG NginceNG woNG meteNG) harus dijalankan. Gerakan Jo Kawin Bocah juga penting kita dorong," kata Ganjar.
Gubernur meminta bupati dan wali kota di wilayah Barlingmaskeb untuk bekerja keras menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan AKI di daerah masing-masing meskipun sebenarnya sudah punya program yang baik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi angka kemiskinan di Brebes adalah pengurangan pengangguran, karena dengan bekerja dapat dipastikan akan meningkatkan pendapatan dan ekonomi meningkat
"Kami akan mendorong kawasan industri di Brebes. Kami juga membuka aplikasi lowongan kerja bagi masyarakat," kata Idza.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: