Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Finlandia Gabung NATO, Rusia Kirim Rudal Nuklir ke Perbatasan, Ancamannya Kiamat

Finlandia Gabung NATO, Rusia Kirim Rudal Nuklir ke Perbatasan, Ancamannya Kiamat Kredit Foto: Instagram/Russian Army
Warta Ekonomi, Moskow -

Rusia dilaporkan mulai mengerahkan rudal nuklir ke perbatasan Finlandia setelah negara itu memutuskan bergabung dengan NATO.

Dilansir dari The Sun, Selasa (17/5/2022) rudal bernama Iskander itu  terlihat sedang diangkut menuju perbatasan.

Baca Juga: Gerilyawan Ukraina Sukses Membunuh Perwira-perwira Tinggi Rusia

Sebuah rekaman amatir dari kamera di dahsbor mobil menunjukkan konvoi truk-truk yang dikatakan berisi rudal nuklir.

Dua truk itu dikatakan pada Senin (16/5/2022) bergerak ke Vyborg yang hanya berjarak 30 km dari perbatasan Finlandia.

“Begitu presiden Finlandia mengatakan mereka bergabung dengan NATO, seluruh divisi Iskanders, tujuh di antaranya, bergerak menuju Vyborg,” bunyi suara di belakang mobil.

Rudal Iskander  dirancang untuk mencapai target pada jarak yang relatif pendek dan dikerahkan melawan pasukan NATO.

Senjata itu telah menjadi senjata pokok yang digunakan oleh Putin selama invasinya ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari

Rudal balistik jarak pendek bergerak ini mampu membawa munisi tandan atau hulu ledak ledakan yang ditingkatkan bahan bakar-udara.

Dengan jangkauan hingga 310 mil, Iskander juga dapat digunakan untuk misi penghancuran bunker dan anti-radar.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya  memperingatkan Finlandia dan Swedia bahwa bergabung dengan aliansi Barat akan menjadi kesalahan.

Setelah ancamannya ditanggapi dingin oleh dua negara yang sebelumnya netral, Putin tampaknya mengambil tindakan putus asa untuk menyelamatkan muka.

Moskow telah menjelaskan bahwa mereka akan menderita konsekuensi bergabung dengan NATO, dengan membual bahwa mereka dapat memusnahkan Finlandia dalam sepuluh detik.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan