Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Waduh Waduh, Pengamat Sebut IKN Nusantara Tak Aman dari Serangan Militer

Waduh Waduh, Pengamat Sebut IKN Nusantara Tak Aman dari Serangan Militer Kredit Foto: Instagram/I Nyoman Nuarta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara rentan terhadap ancaman. 

Menurut Khairul, kawasan IKN Nusantara memiliki kerentanan militer yang mana potensi ancaman itu nyata bisa terjadi. 

Baca Juga: LKPP Rampungkan Aturan Tender di Proyek Ibu Kota, Prioritaskan PDN dan UMK

"Kerentanan dan potensi ancaman itu dari perkembangan teknologi dan konsep perang modern," ujar Khairul kepada GenPI.co, Jumat (20/5). 

Khairul menjelaskan bahwa masa depan pertahanan Indonesia harus disikapi serius. 

Sebab, tidak ada wilayah yang benar-benar aman dari serangan militer. 

"Jadi, tidak ada lokasi yang bisa dikatakan benar-benar aman, bahkan lubang semut sekali pun," jelasnya.

Oleh karena itu, Khairul mengatakan, persepsi perang konvensional tidak lagi bisa menjadi salah satu acuan menyusun strategi pertahanan. 

Menurutnya, hal itu terjadi karena selalu ada cara menembus pertahanan lawan dan melancarkan serangan militer. 

"Persepsi perang konvensional itu tidak bisa jadi acuan membangun kapabilitas dan menyusun strategi pertahanan," jelasnya. 

Dia menambahkan, perang modern akan lebih mengancam IKN Nusantara karena ada serangan dari kendali jarak jauh. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan