Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tokoh Ini Paling Berpeluang Sebagai Kandidat Presiden dari Kalangan Militer, Ada Lawan?

Tokoh Ini Paling Berpeluang Sebagai Kandidat Presiden dari Kalangan Militer, Ada Lawan? Kredit Foto: Antara/Aji Styawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Moeldoko berpeluang muncul sebagai kandidat presiden pada Pemilihan Presiden 2024 dari kalangan militer.

Menurut Peneliti Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta Nazar El-Mahfudzi, Moeldoko merupakan mantan panglima TNI.

Baca Juga: Ganjar dan PDIP Renggang, Hasto: Itu Kan Skenario Politik yang Digalang Pihak...

Nazar juga menyebut sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko dinilai banyak kalangan mampu mengemban amanah dengan baik. 

"Jadi, sangat layak diperhitungkan dalam bursa kandidat 2024,” ujar Nazar dalam keterangannya, Jumat (27/5/2022).

Nazar lantas merujuk hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) beberapa waktu lalu.

"Saat itu LSN menemukan fenomena menarik, ditemukannya fakta lapangan Moeldoko menapak kukuh di sepuluh besar elektabilitas kandidat presiden 2024,” ucapnya.

Dia juga memaparkan hasil survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) yang digelar 19-31 Maret 2022.

Elektabilitas Moeldoko jauh meninggalkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Moeldoko masuk dalam lima besar peraih elektabilitas tertinggi.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Paramater Politik Indonesia Adi Prayitno merilis hasil survei bahwa kombinasi pasangan dengan latar belakang militer-sipil terbukti menjadi pasangan calon yang paling diminati publik.

Hasil survei menunjukkan angkanya mencapai 30,2 persen, lebih tinggi dibanding pasangan sipil-sipil yang hanya mencatatkan angka 26,1 persen.

"Maka calon berlatar militer seperti Moeldoko, Andika, AHY, Gatot Nurmantyo, memiliki peluang untuk mampu bersaing dengan pasangan calon lain,” kata Adi.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan