Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PKS Puji Jenderal Dudung: Harus Terdepan Menjaga dan Memperjuangkan Kepentingan Umat Islam

PKS Puji Jenderal Dudung: Harus Terdepan Menjaga dan Memperjuangkan Kepentingan Umat Islam Kredit Foto: Antara/Kornelis Kaha
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dukungan terus muncul untuk Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang selalu berada di garda terdepan memperjuangkan umat Islam.

Kali ini datang dari Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. Dia sangat mengapresiasi jasa yang sudah diberikan Jenderal Dudung kepada umat Islam.

Baca Juga: Anwar Abbas Puji-Puji Jenderal Dudung, Siapa Sangka Katanya karena Ini

"KSAD (Dudung Abdurachman) harus terus menjadi yang terdepan menjaga dan memperjuangkan kepentingan umat Islam," ujar Mardani, mengutip dari Antara.

Merdani menyampaikan hal tersebut ketika menanggapi pertanyaan perihal Jenderal Dudung yang membangun masjid di Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Bagus bangun masjid. Pastikan saja masjidnya hidup. Banyak jemaahnya dan rutin pengajiannya," tutur Mardani.

Selain itu, Mardani juga mengapresiasi langkah Jenderal Dudung yang menggelar MTQ Nasional. Apa yang dilakukan Jenderal Dudung itu, tutur Mardani melanjutkan, bertujuan agar keimanan dan ketakwaan para prajurit TNI dan masyarakat kian meningkat.

Tak sampai di situ, Mardani juga memberikan pujian kepada Dudung karena pernah berkunjung ke Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang, Jawa Timur, dan ke Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan, Jawa Timur.

"Apresiasi kunjungan KSAD ke pesantren. Itu menunjukkan penghargaan dan perhatian pada pesantren. Tinggal dilanjutkan agar pesantren mendapat perhatian penuh dari negara," tambah Anggota Komisi II DPR RI ini.

Karena penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam, Mardani berharap agar kepentingan umat Islam terus diperjuangkan. "Karena jika umat Islam yang mayoritas maju, Indonesia juga akan maju," kata Mardani.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan