Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Awal Pekan Juni 2022, Pemerintah Sudah Terbitkan PE Sawit Segini

Awal Pekan Juni 2022, Pemerintah Sudah Terbitkan PE Sawit Segini Kredit Foto: Antara/Makna Zaezar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Persetujuan Ekspor (PE) untuk minyak sawit dan ragam produk olahannya. Guna memberikan kepastian pasokan minyak goreng sawit dalam negeri aman, pemerintah kembali menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan penetapan Domestic Price Obligation (DPO).

Dalam penerapan tersebut, setiap pelaku usaha yang hendak melakukan ekspor harus menyiapkan 20 persen untuk pasokan DMO. Tercatat, hingga 5 Juni 2022, sudah terdapat 251 PE yang diterbitkan dengan volume sekitar 302 ribu ton.

Baca Juga: Larangan Ekspor Sawit Dicabut, Petani Kalteng Masih Sengsara

"Sampai saat ini, jumlah persetujuan ekspor yang sudah terbit sudah 251 persetujuan dengan CPO yang bisa diekspor mencapai 302 ribu ton," kata Menko Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Minggu (5/6/2022). 

Kegiatan ekspor ini diharapkan akan segera dilakukan sehingga tidak berdampak buruk bagi harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit petani. Disampaikan Luhut, pihaknya akan memastikan harga TBS sawit bisa mencapai Rp2.500/kg.

"Langkah percepatan akan diambil jika nantinya harga TBS masih rendah. Maka pemerintah akan secara non-stop menggodok kebijakan terkait hal ini. Kita harapkan TBS tidak kurang dari Rp2.500/kg dan bisa lebih dari itu," ungkap Luhut.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan, total rencana ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang akan diizinkan mencapai 1.404.000 ton.

Baca Juga: Urus Soal Minyak Goreng, Luhut Blak-blakan Ungkap Penyebab Harganya Mahal di Pasaran!

Merujuk data Kementerian Perdagangan, sebanyak 251 PE telah diterbitkan untuk 23 perusahaan. Berdasarkan jenis alokasinya maka dirinci, CPO sebanyak 30.550 ton; RBD Palm Oil sekitar 130.725 ton; RBD Palm Olein sejumlah 138.657 ton; dan Use Cooking Oil sebanyak 2.100 ton.

Penulis: Ellisa Agri Elfadina
Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan