Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jelang Ibadah Haji, Kasus Corona di Tanah Suci Malah Melonjak Gara-gara...

Jelang Ibadah Haji, Kasus Corona di Tanah Suci Malah Melonjak Gara-gara... Kredit Foto: Antara/Saudi Ministry of Media/Handout via REUTERS
Warta Ekonomi, Riyadh -

Kasus baru Covid-19 di Arab Saudi pada Rabu (8/6/2022) melampaui angka 1.000 untuk pertama kalinya sejak 20 Februari 2022. Infeksi terbaru dalam 24 jam terakhir tercatat sebanyak 1.029 kasus.

Dilansir dari Saudi Gazette, Rabu (8/6/2022), kasus Covid-19 baru di Kerajaan telah berfluktuasi di sekitar angka 500, sebelum naik di atas angka 600 baru-baru ini. Kasus terbaru ditemukan paling banyak dilaporkan di ibu kota Riyadh dengan 341 infeksi.

Baca Juga: Sebanyak 5.900 Jamaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci di Dua Hari Pertama

Menurut keterangan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, tiga orang meninggal akibat komplikasi akibat virus tersebut selama 24 jam terakhir. Ini menjadikan jumlah total infeksi yang dikonfirmasi di Kerajaan menjadi 774.250 dan kematian terkait virus menjadi 9.163.

Menurut kementerian, total 616 orang pulih selama 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah total orang yang bebas dari virus mematikan menjadi 75.6871.

Di antara kasus aktif, 92 di antaranya berada dalam kondisi kritis. Jumlah total dosis vaksinasi Covid-19 yang diberikan di seluruh Kerajaan mencapai 66.223.558 juta.

Dikutip dari Alarabiya, tren serupa terjadi di Uni Emirat Arab (UEA) yang melaporkan 867 kasus Covid-19 baru, menjadikan total kasus di negara itu menjadi 912.953 sejak awal pandemic. Ini menandai kenaikan yang signifikan dari 572 kasus pada Selasa dan 597 pada Senin.

Kementerian juga melaporkan 637 pemulihan pada hari Rabu, dan tidak ada kematian akibat Covid-19 pada bulan Juni. UEA telah melaporkan 2.305 kematian terkait Covid-19 sejak awal pandemi.

Pada 2 Juni, negara Teluk itu mengatakan telah mencapai vaksinasi 100 persen dari semua kategori yang ditargetkan.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan