Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tingkah Laku Puan Permalukan Jokowi, Sengaja Ya Buat Kesan Presiden Tunduk kepada Megawati?

Tingkah Laku Puan Permalukan Jokowi, Sengaja Ya Buat Kesan Presiden Tunduk kepada Megawati? Kredit Foto: Instagram/Puan Maharani
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat Politik Rocky Gerung mengkritik sikap Ketua DPR Puan Maharani yang mengunggah video saat Presiden Jokowi berbincang dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada acara Rakernas II PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, kemarin.

Menurut Rocky, tingkah laku Puan Maharani justru mempermalukan Presiden Jokowi yang seolah-olah sedang menghadap Ketua Umum Partai. Padahal, jabatan Jokowi sebagai presiden jauh lebih tinggi dibandingkan ketua umum parpol.

Baca Juga: Luhut Bahas Kuota Haji Bareng Mohammed bin Salman, Omongan Rocky Gerung Nyelekit: Mestinya Menteri Agama Tersinggung!

Dia mengatakan bahwa Puan tidak bisa membedakan antara pertemuan privat dengan pertemuan publik. Jika itu pertemuan publik, seharusnya tidak dilakukan di situ (di ruang milik ketua umum PDIP).

"Itu pertemuan privat atau pertemuan publik. Kalau ruang publik tidak di situ tempatnya, presiden itu punya formalitas sendiri, harus dihormati," ujar Rocky Gerung dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (22/6/2022).

Kemudian Rocky menjelaskan bahwa jika kapasitas Jokowi pada saat itu adalah kader PDIP yang bertemu dengan Ketua Umum, tentu perbincangan tersebut tak perlu direkam oleh Puan.

"Kalau Pak Jokowi datang sebagai kader PDIP ya boleh saja. Tapi jangan itu divlogkan (rekam), Pak presiden sedang bertemu dengan Ibu, ya apa poinnya? mau melecehkan presiden?" ungkapnya.

Baca Juga: Dear, Puan Maharani! Tidak Semua Momen Harus Direkam

"Seolah-olah Ibu Mega lagi ngajarin, dan Pak Jokowi posturnya memang minta diajarin," sambungnya.

Baca Juga: AHY Kena Sindir Gegara Bela Lukas Enembe: Lemah Gini Kok Pengen Jadi Presiden..

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: