Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mendagri Harap Kadin Dapat Jadi Mitra Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Mendagri Harap Kadin Dapat Jadi Mitra Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Pangan Kredit Foto: Imamatul Silfia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dapat menjadi mitra pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi.

Pasalnya, dunia memang sudah memasuki fase pemulihan setelah diterpa pandemi Covid-19. Akan tetapi, perang antara Rusia dan Ukraina berdampak pada kondisi pemenuhan pangan lantaran keduanya merupakan negara penghasil pangan dan energi.

Apabila krisis pangan terus berlanjut, sebagaimana yang terjadi di Sri Lanka, akan terjadi efek domino pada sektor-sektor lainnya. Berkaca pada kejadian di negeri tersebut, salah satu risiko yang akan terjadi adalah krisis politik karena munculnya demo di berbagai penjuru negeri.

Baca Juga: Mendagri Janji Akan Tindak Lanjuti ADR/ART Kadin Jadi Keppres

"Kita harus berusaha agar krisis pangan dan energi akibat perang Ukraina dan Rusia ini dapat kita atasi, sama seperti bagaimana kita mengatasi pandemi," ujar Tito dalam kegiatan Musyarawah Nasional Khusus (Munassus) Kadin di ICE BSD, Tangerang, Kamis (23/6/2022).

Pada celah ini, Kadin memiliki peran penting, kata Tito. Sebab, Kadin merupakan organisasi pengusaha yang mengoordinasikan sebagian besar produk domestik dari sisi swasta.

"Kalau ada lahan kosong, bisa untuk udang, padi, gandum, banyak sekali. Di sinilah kami minta pengusaha untuk membantu memperkuat ketahanan pangan," tambah Tito. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) melalui Munassus bertujuan untuk membuat Kadin menjadi satu sehingga mampu menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang ada.

"Terutama dalam peran kami sebagai payung organisasi dunia usaha yang tangguh, mandiri, dan profesional serta menjadi mitra pemerintah yang adaptif dan responsif," tutur Arsjad.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan