Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Depan Anggota DPR, Menkeu Ungkap Pendapatan Negara Tahun 2021, Melebihi Target APBN!

Depan Anggota DPR, Menkeu Ungkap Pendapatan Negara Tahun 2021, Melebihi Target APBN! Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di depan anggota DPR, ia mengatakan bahwa pendapatan negara tahun 2021 capai Rp2.011,3 triliun. Dimana jumlah tersebut telah melampaui target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, yakni 115,35 persen atau mengalami pertumbuhan sebesar 22,6 persen dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2020.

Hal itu Menkeu sampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-26 di Gedung Parlemen Senayan. Salah satu agenda rapat ini merupakan Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2021.

Baca Juga: Kekhawatiran DPR Soal Legalisasi Ganja Medis: Tidak Ada Petani Nyawah Lagi

"Ini capaian (pendapatan negara) di atas 100 persen merupakan pertama kalinya sejak 12 tahun terakhir. Sebab selama 12 tahun, pendapatan negara tidak mencapai target yang ditetapkan oleh APBN," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI, yang juga disiarkan secara daring, Kamis (30/6/2022).

Menkeu menjelaskan bahwa capaian pendapatan negara berasal dari penerimaan pajak sebesar Rp157,8 triliun atau 107,15 persen dari target yang ditetapkan. Ia mengatakan, dengan adanya pencapaian ini menunjukkan bahwa pendapatan negara sudah melebihi kinerja di tahun 2019, yaitu sebelum terjadinya pandemi.

"Nah ini artinya, di tahun 2021 yang lalu penerimaan negara telah kembali pada level pra pandemi atau sebelum pandemi di tahun 2019, yaitu Rp1.546 triliun," ujarnya.

Selanjutnya, Menkeu turut menjelaskan, realisasi belanja pemerintah tahun 2021 yaitu sebesar Rp2.786,4 triliun atau 101,32 persen dari rencana dalam APBN.

"Belanja tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp2.000,7 triliun dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp785,7 triliun," ungkap Menkeu.

Sementara itu, berdasarkan realisasi pendapatan dan belanja tersebut defisit anggaran 2021 sebesar Rp775,06 triliun.

Baca Juga: Tok! Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2023 Disetujui DPR

"Realisasi tahun 2021 defisit 4,57 persen, defisit ini jauh lebih kecil dari yang dianggarkan pada tahun 2021 yaitu dengan target 5,7 persen dari PDB," imbuhnya.

Baca Juga: Sukses Jalankan Strategi, Laba Tugu Insurance Tumbuh 15% di Kuartal III 2022

Penulis: Martyasari Rizky
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: