Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

EY Umumkan Investasi Global Senilai US$1 Miliar dalam Platform Teknologi Next-Generation

EY Umumkan Investasi Global Senilai US$1 Miliar dalam Platform Teknologi Next-Generation Kredit Foto: Unsplash/Viascheslav Bublyk
Warta Ekonomi, Jakarta -

EY mengumumkan investasi global lebih dari US$1 miliar dalam platform teknologi next-generation–yang merupakan bagian dari fokus berkelanjutan dalam menyediakan audit berkualitas tinggi. Investasi empat tahun ini dimungkinkan oleh program pendanaan senilai US$2,5 miliar yang diumumkan oleh organisasi EY pada September 2021.

Investasi tersebut akan mendukung integrasi teknologi layanan assurance EY saat ini ke dalam satu seamless platform yang menggabungkan kekuatan platform audit global dan memanfaatkan teknologi canggih dari mitra aliansi EY untuk mendukung next-generation layanan assurance yang berbasis data. Program untuk membangun platform teknologi jaminan terintegrasi memfasilitasi transformasi di tiga bidang utama: kemampuan akses data dan analitik tingkat lanjut; artificial intelligent; dan pengalaman pengguna.

Baca Juga: Perkuat Digitalisasi, Transaksi Digital BSI Melesat 211 Persen

Marie-Laure Delarue, EY Global Vice ChairAssurance, dikutip dari siaran pers, Jumat (1/7/2022), mengatakan, "Kemajuan teknologi dan kerja sama di seluruh organisasi EY akan meningkatkan kualitas audit, cakupan layanan assurance, dan pengalaman untuk klien serta karyawan EY. Saya bangga bahwa tim EY membantu perusahaan klien meraih nilai jangka panjang yang berkelanjutan, dan pada akhirnya memenangkan kepercayaan yang lebih besar di antara para pemangku kepentingan mereka."

Integrasi dan transformasi teknologi assurance akan memanfaatkan fondasi yang kuat dari rangkaian teknologi audit yang ada dari EY Assurance, termasuk EY Canvas–platform audit global berbasis cloud EY saat ini. Platform ini, salah satu platform business-to-business (B2B) terbesar dalam profesi ini, diakses oleh lebih dari 350.000 pengguna klien EY dan 120.000 karyawan EY secara global.

Platform terintegrasi ini akan menanggapi perubahan kebutuhan bisnis di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi untuk mengakses dan mentransformasi data menjadi informasi yang berguna dalam analisis bisnis. Selain itu, platform ini juga mampu memfasilitasi manfaat jangka panjang melalui analitik canggih, serta mendorong peningkatan kualitas, interaksi klien dan pengalaman melalui portal klien.

Peter Surja, Country Managing Partner EY Indonesia, mengatakan, "Untuk menanggapi perubahan yang cepat dalam lingkungan bisnis dan persaingan, pengambilan keputusan berbasis data menjadi sangat penting. Agar sukses di era baru ini, para pemimpin bisnis membuat penilaian dan keputusan yang strategis dan lebih kompleks dengan makin memanfaatkan data keuangan dan non-keuangan yang sangat andal di semua aspek operasi mereka."

Program investasi juga akan memanfaatkan rangkaian penganalisis data global EY Helix dan metodologi audit global. Tim EY menggunakan penganalisis ini untuk memproses lebih dari 680 miliar baris data keuangan perusahaan setiap tahun, mendukung transformasi yang memungkinkan organisasi EY untuk menganalisis lebih banyak data keuangan dan nonkeuangan, memanfaatkan analisis statistik dan prediktif baru.

Kemampuan yang ditingkatkan dan metode yang konsisten secara global ini bertujuan untuk memfasilitasi identifikasi dan mitigasi risiko tingkat lanjut dan membantu mempersiapkan kebutuhan kompleks untuk memperluas layanan assurance dan membantu bisnis untuk membangun kepercayaan lebih lanjut di seluruh pasar modal.

Marc Jeschonneck, EY Global Assurance Digital Leader, mengatakan, "Investasi ini mendukung penyampaian audit berbasis data dan layanan jaminan lainnya, dan pada akhirnya memberikan tingkat kemampuan baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan. Transformasi ini menanggapi harapan komite audit dan pemimpin keuangan yang sekarang mencakup tidak hanya audit dan akuntansi, tetapi juga lanskap pelaporan yang lebih luas termasuk keberlanjutan."

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan