Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dirongrong Gubsu Tutup Holywings di Medan, Ternyata Begini Jawaban Menantu Jokowi

Dirongrong Gubsu Tutup Holywings di Medan, Ternyata Begini Jawaban Menantu Jokowi Kredit Foto: Instagram/Bobby Nasution
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wali Kota Medan Bobby Nasution diminta oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menutup operasional Holywings di Medan.

Menurut Edy, Holywings sudah sangat meresahkan. Terlebih, baru-baru ini ada kasus viral promosi minuman keras gratis bagi nama Muhammad dan Maria yang membuat kemarahan umat beragama.

Baca Juga: Langkah Anies Baswedan Tutup Holywings Disebut Bisa Menaikan Elektabilitas, tetapi...

Merespons hal itu, Bobby menyampaikan ucapan terima kasih kepada Edy Rahmayadi atas pernyataan tersebut.

Namun, dia mengatakan pihaknya tidak bisa sembarangan untuk menutup operasional Holywings.

Menurut menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu, ada beberapa landasan yang perlu dipertimbangkan oleh Pemkot Medan.

“Tetap ada landasan yang mesti kami penuhi dan aturan ini tetap harus dijalankan di Kota Medan," kata Bobby Nasution dikutip dari sumut.jpnn.com, Jumat (1/7/2022).

Kakak ipar Kaesang Pangarep itu mengatakan pihaknya tidak mau terburu-buru untuk mencabut operasional Holywings.

Apalagi kalau hanya sebatas ikut-ikutan dengan Provinsi DKI Jakarta yang sebelumnya memutuskan untuk menutup outlet Holywings yang ada di daerahnya.

Bobby menegaskan Pemkot Medan masih memeriksa izin Holywings tersebut.

Nantinya, jika ada pelanggaran, tentu pihaknya tidak akan segan-segan untuk mencabut izin operasional Holywings.

"Lebih bagus kami cari landasannya, secara izin usahanya masih kami proses," kata suami Kahiyang Ayu itu.

Edy Rahmayadi mengaku sangat mendukung jika Holywings ditutup. Sebab, menurutnya, beroperasinya Holywings sudah sangat meresahkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi dalam unggahannya akun @edy_rahmayadi di Instagram, Kamis (30/6).

"Jujur secara pribadi, saya sangat mendukung agar Holywings di Sumut supaya ditutup sajalah karena memang sudah sangat meresahkan," tulis Edy.

Namun, Edy menyebut penutupan operasional Holywings itu merupakan wewenang dari kepala daerah di tingkat kabupaten/kota. Untuk itu, dia meminta agar bupati/wali kota segera menutup dan mencabut izin operasional Holywings.

"Tapi karena kewenangan untuk menutup tempat-tempat hiburan malam hanya bisa dilakukan oleh Wali kota/Bupati setempat. Jadi, saya mengimbau kepada kepala daerah untuk sama-sama kita atasi masalah ini. Jawablah aspirasi rakyat dengan cara menutup Holywings ini," kata Edy.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan