Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Seorang Wanita Menghina Habib Rizieq, FPI Ambil Tindakan: Segera Kami Proses Hukum

Seorang Wanita Menghina Habib Rizieq, FPI Ambil Tindakan: Segera Kami Proses Hukum Kredit Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Warta Ekonomi, Jakarta -

Front Persaudaraan Islam (FPI) bakal segera melaporkan seorang wanita yang diduga berprofesi guru bernama Eni Rohaeni. Eni diduga telah melakukan tindakan penghinaan terhadap Habib Rizieq Shihab.

Perempuan tersebut sudah meminta maaf atas ucapannya yang diduga bermuatan menghina Habib Rizieq. Ketua Bidang Advokasi DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) Aziz Yanuar mengatakan pihaknya akan melaporkan Eni Rohaeni pada pekan ini.

Baca Juga: Tuding Habib Rizieq Terima Suap dari Diskotek, Guru SD Minta Maaf

"Segera kami akan proses hukum. Pekan ini kami tindak lanjut," kata Aziz kepada JPNN.com, Senin (4/7/2022).

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Pancasila itu mengatakan pihaknya telah mendata bukti-bukti yang akan dibawa saat pelaporan. "Tangkapan layar hoaks dan fitnah serta hinaan lainnya," ujar Aziz.

Aziz Yanuar mengatakan rencana pelaporan itu bukan atas permintaan Habib Rizeq Shihab. "Tidak atas permintaan beliau (Habib Rizieq). Beliau tidak pernah marah bila pribadinya dihina," kata Aziz Yanuar.

Baca Juga: Respons Permintaan Maaf Eni Rohaeni kepada Rizieq Shihab, Novel Bamukmin Komentar Ini

Sebelumnya, Eni meminta maaf karena cuitan pada akun pribadinya di Twitter menyampaikan kata yang tidak pantas terhadap Habib Rizieq.

"Assalamualaikum, saya Eni Rohaeni ingin meminta maaf kepada Ustaz Habib Rizieq dan para pengikutnya atas cuitan saya yang tidak pantas," kata Eni dalam video tersebut sebagaimana dikutip JPNN.com, Minggu (3/7/2022).

Eni mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. Dia memohon agar Habib Rizieq dan simpatisannya memaafkan dirinya. "Ini murni kesalahan saya. Sekali lagi saya mohon maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, saya mohon maaf dibukakan pintu maaf," tutur Eni.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan