Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sikap Vladimir Putin Menyambut Jokowi Disorot Pengamat: Lobi Wujudkan Perdamaian Tidak Pernah Singkat

Sikap Vladimir Putin Menyambut Jokowi Disorot Pengamat: Lobi Wujudkan Perdamaian Tidak Pernah Singkat Kredit Foto: Antara/BPMI/Laily Rachev
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas menyoroti sikap Presiden Rusia saat menyambut Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menyebut upaya mewujudkan perdamaian Rusia-Ukraina bukan pekerjaan sekali jadi.

Hal itu dikatakan Aliabbas merespons pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa pertemuan dengan Jokowi dilakukan dalam suasana seperti dialog bisnis.

Baca Juga: Usaha Jokowi Damaikan Rusia-Ukraina Tidak Mudah Usai Ketemu Putin, Pengamat: di Situ Seni Mediator Potensial

"Lobi yang dilakukan terkadang dilakukan tidak langsung straightforward dan menukik hanya pada substansi perang dan damai," kata Aliabbas melalui layanan pesan, Sabtu (2/7/2022).

Dia menyebut mediator perdamaian biasanya membawa bahan pembicaraan yang bermacam-macam. Hal tersebut bertujuan untuk membangun kepercayaan dan kenyamanan pihak yang bertikai, dalam hal ini Rusia dan Ukraina.

"Di situlah seni yang harus dilakukan oleh seorang mediator potensial," ucap Aliabbas.

Baca Juga: "Ini Seperti Jokowi Joget di Depan Putin, Tapi Zelensky Bantah itu Lagunya Dia"

Dosen Universitas Paramadina itu mencontohkan lobi perdamaian di Aceh yang berlangsung panjang dan sempat gagal berkali-kali hingga akhirnya menuai hasil positif.

"Lobi untuk mewujudkan perdamaian tidak pernah singkat, dan terkadang dimulai bukan dengan isu yang sensitif agar pihak yang bertikai tidak lantas menutup diri," kata Aliabbas.

Namun, kata dia, Indonesia yang berstatus negara mediator dari konflik Rusia-Ukraina, harus membangun komunikasi lanjutan setelah Jokowi mengunjungi dua negara berkonflik.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan