Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bau Tak Sedap Skandal Dana Umat ACT, Aktivitas Terorisme Manfaatkan Sifat Kedermawanan Tinggi Umat

Bau Tak Sedap Skandal Dana Umat ACT, Aktivitas Terorisme Manfaatkan Sifat Kedermawanan Tinggi Umat Kredit Foto: Antara/Abriawan Abhe
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan  (PPATK) mengatakan aliran dana umat dari lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) terindikasi telah disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan terkait dengan dugaan aktivitas terlarang.

Laporan akan dugaan tersebut telah diserahkan kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dan BNPT.

Baca Juga: Dana Korban Kecelakaan Lion Air Dibuat Bayar Gaji Ketua, Polisi Langsung Sikat Mantan Presiden ACT

Menyusul hal tersebut, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ahmad Nurwakhid membenarkan telah menerima laporan dari PPATK mengenai informasi transaksi mencurigakan ACT terkait dengan kegiatan jaringan terorisme tersebut.

"Sesuai dengan tugas dan fungsinya, BNPT telah menindaklanjuti data-data tersebut," kata

Penindaklanjutan laporan itu, kata Nurwakhid, dengan mendalami, mengoordinasikan, dan memfasilitasi aparat penegak hukum dari hasil analisis transaksi keuangan, baik individu maupun organisasi, yang terlibat dalam jaringan terorisme di dalam ataupun di luar negeri.

Dirinya juga menyebutkan pendanaan berkedok lembaga amal di tengah masyarakat menjadi sumber dana yang signifikan dalam penguatan jaringan teror kian marak terjadi di Indonesia.

"Makin maraknya kelompok radikal atau teroris di Indonesia memanfaatkan lembaga amal dan filantropi untuk penggalangan dana ini juga terkait dengan konteks masyarakat Indonesia yang terkenal dengan kedermawanan sosial yang cukup tinggi," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Nurwakhid, berdasarkan data World Giving Index pada tahun 2021, Indonesia merupakan negara dengan masyarakat yang memiliki tingkat kedermawanan paling tinggi.

Baca Juga: Wah...Wah...Wah..., Densus 88 Cium Aliran Dana Umat ACT Mengalir Tak Cuma ke Satu Kelompok Teroris!

Namun, hal tersebut justru menjadi celah yang dimanfaatkan kelompok radikal dan teror untuk galang dana dengan modus donasi dan amal.

Baca Juga: Puan Dipastikan Menang Pilpres 2024 Skenario Dua Paslon dengan Cara Ini, Andi Arief: Ini Nggak Pernah Kita Lakukan di Zaman SBY

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: