Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pengacara Keluarga Brigadir J: Ferdy Sambo Diduga Menderita Psikopat

Pengacara Keluarga Brigadir J: Ferdy Sambo Diduga Menderita Psikopat Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat/hp
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kamaruddin Simanjuntak menduga aktor di balik pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo, mengalami kelainan jiwa. Hal itu dia sampaikan karena Irjen Ferdy Sambo memperlakukan Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan sangat kejam sampai meninggal dunia.

"Karena dia (Ferdy Sambo, red) diduga menderita psikopat. Habis disiksa, ditembak, dibunuh (Brigadir J)," kata pengacara keluarga Brigadir J saat dikonfirmasi, Senin (15/8).

Baca Juga: Inikah Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J? Kamaruddin: Ketahuan Ada "Si Cantik"

Kamaruddin menyebut Irjen Ferdy Sambo marah kepada Brigadir J yang telah membocorkan rahasia kepada Putri Candrawathi. "Diduga sudah dibocorkan tentang keberadaan 'Si Cantik' itu," kata Kamaruddin.

Kamaruddin merahasiakan identitas Si Cantik yang dimaksud. Namun, dia mendorong Polri agar mengungkap sosok di balik pembunuhan yang dilakukan Irjen Ferdy Sambo terhadap Brigadir J.

"Siapa Si Cantik? Biarlah polisi mengungkap itu," kata Kamaruddin.

Kamaruddin mengatakan Brigadir J telah membocorkan rahasia sehingga membuat Ferdy Sambo dan sang istri berkelahi. "Kan, berkelahilah ini suami istri, nih, kenapa ini ada 'Si Cantik' ini, kan, begitu, kata si istri, awas kau akan saya lapor kepada pimpinan, saya lapor ke mana-mana," ujar Kamaruddin.

Kamaruddin mengeklaim Putri juga mengancam akan membocorkan bisnis haram Ferdy Sambo. "Kau ini melakukan tata niaga ini, ada judi, ada sabu-sabu, ada miras, macam-macam-lah itu. Namanya orang akan dilapor, panik dong," kata Kamaruddin.

Karena Ferdy Sambo panik, lanjut Kamaruddin, kemudian dicarikan kambing hitamnya. "Maka dicarilah kambing hitam. Kambing hitamnya adalah alamarhum, tahulah yang mengadu ini, disiksalah dia, dipatah-patahain jari-jarinya, kakinya dihajar supaya dia mengaku," kata Kamaruddin.

Baca Juga: Pendapatan Asuransi Jiwa CapaiĀ Rp 164,55 Triliun, Turun 4% di Kuartal III 2022

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: