Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pengamat Soal Pesan Kebangsaan AHY: Ingin Memposisikan Diri sebagai Representasi Harapan

Pengamat Soal Pesan Kebangsaan AHY: Ingin Memposisikan Diri sebagai Representasi Harapan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Momen perayaan HUT RI ke-77 pada 17 Agustus kemarin jadi momen segenap aktor politik dalam menyampaikan gagasan mereka.

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro mengatakan, pesan kebangsaan dari Agus Harimurti Yudhoyonno (AHY) di hari kemerdekaan agar Indonesia bisa pulih lebih cepat dan juga bangkit lebih kuat, sangat berkesuaian dengan harapan pemerintah serta juga harapan semua komponen bangsa setelah dua tahun lebih Indonesia dihantam pandemi.

“Melalui pesan kebangsaan itu AHY juga terlihat ingin memposisikan diri sebagai salah satu representasi dari harapan bagi masa depan dalam kepemimpinan nasional mendatang,” kata Bawono, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga: Pak Prabowo Mohon Maaf Ada Kabar Nggak Enak Nih… Survei: Hanya 22% Pemilih PKB yang Ingin Anda Jadi Presiden, yang Terbanyak Adalah…

Akan tetapi hal jauh lebih penting dari pesan kebangsaan AHY tersebut, menurut Bawono, adalah bagaimana membuat pesan itu dapat diimplementasikan secara operasional di lapangan melalui kebijakan-kebijakan membumi.

"Inilah tantangan utama dari para calon pemimpin nasional dalam pemilihan umum mendatang termasuk AHY,” ungkap Bawono.

Baca Juga: Anies Baswedan Tutup Holywings dan Resmikan Gapura Chinatown Glodok, Rocky Gerung: Kemampuan Seorang Pemimpin untuk Membaca Masa Depan

Bukan hal mudah untuk menjalankan roda pemerintahan serta memimpin sebuah negara dan juga bangsa besar seperti Indonesia sekaligus juga memulihkan kondisi pascahantaman pandemi selama lebih dari dua tahun.

Baca Juga: Batal Bertemu Hotman Paris di Persidangan, Kamaruddin Harus Hadapi Febri Diansyah, Ini Pesan untuk Pengacara Sambo

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: