Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tak Semua Warga Dapatkan Bantuan STB TV Digital, Menkominfo Minta Distribusi Tepat Sasaran

Tak Semua Warga Dapatkan Bantuan STB TV Digital, Menkominfo Minta Distribusi Tepat Sasaran Kredit Foto: Rena Laila Wuri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan, data keluarga miskin untuk penerimaan set top box (STB) agar bisa menikmati siaran TV digital tidak sama dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Johnny mengatakan, hal tersebut disebabkan tidak semua warga miskin penerima bansos membutuhkan STB.

"Data keluarga miskin untuk STB beda dengan perlindungan sosial karena tidak semua data yang ada di perlindungan sosial butuh STB," jelas Johnny seusai melakukan diskusi publik Dukung Era Baru TV Digital Jabodetabek Siap ASO di Jakarta, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga: TV Analog di Jakarta Dimatikan 25 Agustus, 50.059 Unit Bantuan STB Telah Diterima

Untuk itu, Johnny meminta agar distribusi STB untuk TV Digital di wilayah Jabodetabek bisa dilakukan dengan baik dan tepat sasaran. "Jangan sampai kita menjadi sensitif, salah tempat ribut di lapangan. Kenapa yang sana dapat, yang sini tidak. Saya minta tolong ini diatur dengan baik agar distribusinya benar-benar tepat," katanya.

Johnny menjelaskan, di Indonesia pengimplementasian ASO dilakukan secara multiple fase. Dengan begitu, penerapannya akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur di wilayah siaran tereseterial dan juga kesiapan masyarakat.

"Sampai dengan tanggal 2 November 2022, akan dilakukan banyak ASO sesuai dengan kesiapan wilayahnya. Nah, setelah tahap pertama yang dulu kita lakukan, sekarang giliarannya di wilayah Jabodetabek yang sedang kita siapkan distribusi set top box (STB) kepada masyarakat miskin. Secara teknis akan dilakukan juga multiple ASO," ungkap Johnny.

Baca Juga: Kisah Agen BRILink Bantu Angkat Ekonomi Keluarga dan Masyarakat di Banjarmasin

Penulis: Rena Laila Wuri
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: