Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Lebih dari Dua Abad Melayani, Pos Indonesia Siapkan Sejumlah Langkah Penuh Digitalisasi dan Inovasi

Lebih dari Dua Abad Melayani, Pos Indonesia Siapkan Sejumlah Langkah Penuh Digitalisasi dan Inovasi Kredit Foto: Pos Indonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tahun 2022 ini, PT Pos Indonesia (Persero) genap berusia 276 tahun. Menyambut tahun-tahun berikutnya, Pos Indonesia mengembangkan sejumlah program strategis transformasi dan inovasi.

Program transformasi adalah program yang membuat Pos Indonesia relevan hari ini dengan berbekal pengalaman 276 tahun.

Baca Juga: Bantu UMKM Naik Kelas, Pos Indonesia Buka 7.700 Drop Point di Hari Kemerdekaan RI

Direktur SDM dan Umum merangkap Plt Direktur Bisnis, Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Tonggo Marbun menjelaskan Pos Indonesia harus selalu berinovasi agar tetap mampu beradaptasi dengan teknologi.

“Pos Indonesia sempat terdisrupsi perkembangan teknologi. Layanan jasa pengiriman surat dan kartu pos sudah tidak ada. Konteksnya di jasa keuangan tidak cukup hanya mendigitalkan layanan keuangan di loket, tapi kita harus punya nilai tambah dengan premis dan kekuatan yang kita punya, dan membangun inovasi,” kata Tonggo.

Saat ini, Pos Indonesia tengah menggencarkan layanan jasa keuangan, salah satunya ialah Pospay. Pengembangan Pospay ke depan, akan dilakukan penambahan fitur, penambahan mitra, dan memperkuat infrastruktur.

“Kita akan menempatkan layanan jasa keuangan Pos Indonesia menjadi layanan yang utama bagi pemerintah dan masyarakat. Kita berinovasi, meningkatkan layanan produk, dan kapabilitas SDM sebagai pemberi layanan jasa keuangan terbaik,” ujarnya.

Faktor sumber daya manusia (SDM) tak kalah penting dalam mendukung kelancaran transformasi dan inovasi digital. Hal ini disadari oleh Pos Indonesia dengan memperkuat SDM mereka.

Baca Juga: Bukan Ganjar Maupun Gibran, Tokoh Ini Dicap Paling Pantas Gantikan Anies Baswedan

“Ketertinggalan Pos yang kemarin itu karena kurangnya kemampuan belajar. Dua tahun lalu, teknologi kami jauh di bawah perusahaan lainnya. Kami mulai membangun digital mindset kepada karyawan secara masif sejak 2021. Juga mendorong karyawan melakukan inovasi,
menyelenggarakan Postal Innovation Award, yaitu inovasi berbasis digital,” kata Tonggo.

Baca Juga: OJK Bakal Evaluasi Semua Produk Saving Plan di Industri Asuransi

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: