Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Upayakan Kesejahteraan Masyarakat, ATR/BPN Rencanakan Pemulihan Kota Batu Usai Banjir

Upayakan Kesejahteraan Masyarakat, ATR/BPN Rencanakan Pemulihan Kota Batu Usai Banjir Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batu yang terdampak banjir bandang pada beberapa waktu lalu.

Direktur Jenderal Tata Ruang Gabriel Triwibawa memaparkan pihaknya tengah berupaya memastikan kesejahteraan masyarakat Kota Batu pascabanjir bandang melalui penyesuaian pemanfaatan ruang dalam bentuk perubahan pada rencana pola struktur ruang RTRW Kota Batu.

Baca Juga: BPN Siap Optimalkan Pushaka, Raja Juli Antoni: Demi Tercapainya Rencana Strategis

"Melihat potensi dan isu pengembangan wilayah yang dimiliki Kota Batu, saya berharap 20 tahun ke depan Kota Batu akan terus unggul," Gabriel dalam keterangan tertulisnya dikutip Jumat (26/8/2022).

Dia menyebut keberhasilan dari RTRW dapat diwujudkan dengan memperhatikan beberapa indikator. Dengan begitu, kata Gabriel, masyarakat bisa menilai keberhasilan dari upaya yang tengah dilakukan.

"Keberhasilan dari RTR harus bisa diwujudkan dalam bentuk indikator-indikator serta tahapan pencapaian. Sehingga, pada akhirnya masyarakat dapat menilai keberhasilan RTR Kota Batu,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memaparkan bahwa RTRW Kota Batu penting dilakukan sebagai pedoman pembangunan sekaligus keserasian ruang, kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, dan pendorong investasi. Menurutnya, pascabanjir bandang di Kota Batu, pemerintah telah melakukan upaya-upaya pemulihan. 

Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Tambah Atribut Baru, Junimart PDIP: Tidak Dibutuhkan!

Salah satunya, kata Dewanti, terkait penetapan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), Wali Kota Batu mengatakan bahwa verifikasi aktual harus segera ditindaklanjuti.

"Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Batu, di antaranya pemulihan sarana dan prasarana berupa normalisasi aliran sungai, perbaikan pipa HIPPAM, serta pembersihan material banjir bandang. Kami juga terus percepat upaya penetapan LSD," ungkap Dewanti.

Baca Juga: Gandeng Kadin, Visa Perkuat Literasi Keuangan dan Bisnis Digital di Indonesia

Penulis: Andi Hidayat
Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: