Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mega Eltra Dukung Keberlanjutan Industri Cat Nasional

Mega Eltra Dukung Keberlanjutan Industri Cat Nasional Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Mega Eltra melalui anak usahanya yaitu PT Sigma Utama menjalin kerja sama dengan Politeknik AKA Bogor dalam rangka menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal ini guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di tengah ketidakpastian global.

Direktur Utama PT Sigma Utama, Benny F Simanjuntak mengatakan bahwa perusahaannya bekerjasama penelitian serta menerima mahasiswa dari Politeknik AKA Bogor untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin) khususnya Program Studi Analisis Kimia dan Pengolahan Limbah Industri selama 1 tahun.

"Harapan kami melalui Program Prakerin ini adalah lembaga pendidikan semakin dekat dan memahami kebutuhan dari perusahaan, serta dunia perusahaan juga dapat mengetahui kemajuan dan perkembangan teknologi saat ini, sehingga tidak tertinggal dari pesaing lainnya," ujar Benny.

Di tengah dinamika global, Benny menceritakan pelaku usaha didorong untuk menciptakan produk-produk baru yang unggul, kompetitif serta ramah lingkungan. Sigma Utama, melalui unit  Research & Development Sigma Utama R&D melakukan riset atau penelitian dan pengembangan terhadap produk.

"Bahkan Sigma Utama juga sering bekerja sama dengan badan-badan pemerintah antara lain BRIN, Kementerian Pertahanan, serta lembaga pendidikan lainnya dalam memproduksi produk baru," kata Benny.

Benny menilai saat ini salah satu industri yang membutuhkan dukungan pemerintah adalah komoditi cat. Pasalnya, produk cat domestik dan cat keperluan industri (protective coating) harus mempertimbangkan penggunaan kandungan timbal yang saat ini masih bersifat sukarela atau belum diwajibkan.

Padahal, kandungan yang dibutuhkan produk cat domestik dan cat kebutuhan industri ini harus berkelanjutan atau ramah lingkungan.

"Oleh karena itu PT Sigma Utama, selalu berinovasi dalam mengembangkan produk-produk yang dihasilkan agar dapat memenuhi permintaan pasar baik dari sisi kualitas maupun harga serta selalu mematuhi standard regulasi yang berlaku," ungkap Benny.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: