Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Waduh! DPR Pemerintahan Jokowi Disebut Mirip Era Orde Baru, Legislator Demokrat: Situasi Bangsa Ini Sangat Memerihkan

Waduh! DPR Pemerintahan Jokowi Disebut Mirip Era Orde Baru, Legislator Demokrat: Situasi Bangsa Ini Sangat Memerihkan Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Legislator Partai Demokrat, Santoso, mengkritik Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat ini yang dinilainya mirip dengan era Orde Baru, yaitu hanya berperan sebagai tukang cap agenda pemerintahan. Hal ini disampaikannya saat Rapat Paripurna DPR ke-6 Masa Sidang I Tahun Sidang 2022-2023.

"Janganlah kita di DPR ini seperti era Orde Baru, di mana DPR benar-benar sebagai cap stempel. Apa yang dilakukan pemerintah, selalu yes, selalu oke," ujar Santoso, yang juga Anggota DPR, di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga: Rawan Korupsi, 400 Anggota Tim Bayangan Nadiem Makarim Dikritik DPR

"Sementara bertentangan dengan nurani dan kehendak rakyat," sambungnya menegaskan.

Indonesia saat ini, nilai Santoso, masih relevan dengan lirik lagu dari Iwan Fals dulu yang kerap mengkritik pemerintahan era Orde Baru. Bahkan, ada beberapa hal yang sangat relevan, meski tak disampaikannya dalam interupsi tersebut.

"Untuk itulah pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kepada yang terhormat anggota DPR mulai dari pimpinan sampai jajarannya ke bawah. Agar situasi bangsa ini yang dirasakan oleh masyarakat begitu sangat memerihkan," ujar Santoso.

Baca Juga: DPR Sahkan Anggota BPK, Puan Maharani: Upaya Mencegah Kerugian Negara

Jelang 2023, dia berharap, DPR benar-benar menjalankan tiga fungsinya sebagai lembaga legislatif. Khususnya fungsi pengawasan dalam mengkritisi setiap kebijakan dari pemerintah.

"Kita masing-masing untuk benar-benar melakukan fungsi pengawasan, fungsi-fungsi lainnya yang dimiliki oleh DPR. Dalam rangka memperbaiki negeri ini, kami dari Partai Demokrat akan berjuang melakukan perubahan dan perbaikan," ujar anggota Komisi III DPR itu.

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: