Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Brigadir J Punya Satu Kesempatan Lari dari Eksekusi Sambo, Jaksa: Ricky Rizal Tidak Memberi Tahu Korban untuk Pergi Menjauh

Brigadir J Punya Satu Kesempatan Lari dari Eksekusi Sambo, Jaksa: Ricky Rizal Tidak Memberi Tahu Korban untuk Pergi Menjauh Kredit Foto: Andi Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Empat terdakwa pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, di antaranya Ferdy Sambo, Ricky Rizal, Putri Candrawathi, dan Kuwat Maruf menjalani sidang perdana pembacaan dakwaan pada Senin (17/10/2022).

Dalam sidang tersebut, disampaikan fakta-fakta baru soal insiden yang masih menghebohkan publik tersebut. Atas hal ini, Jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membeberkan adanya kesempatan Brigadir J untuk selamat dari eksekusi pada Jumat (8/7/2022) itu.

Baca Juga: Bantah Tembak Brigadir J di Bagian Kepala, Kuasa Hukum Sambo: Itu Dilakukan oleh Richard!

"Terdakwa Ricky Rizal Wibowo sekurang-kurangnya dapat memberitahu korban Nofriansyah Yosua Hutabarat, namun terdakwa Ricky Rizal Wibowo tetap tidak memberitahu korban Nofriansyah Yosua Hutabarat supaya pergi dan lari menjauh agar terhindar dari perampasan nyawa," kata jaksa di hadapan majelis hakim.

Dalam pembacaan dakwaan, jaksa menyebut bahwa Ricky Rizal yang sudah mengetahui rencana pembunuhan tidak ikut masuk ke dalam rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Namun, kata jaksa, Ricky Rizal justru tetap berdiri di garasi rumah untuk mengawasi keberadaan Brigadir J di taman halaman tersebut guna memastikan Brigadir J tidak ke mana-mana, sesaat sebelum diminta masuk ke dalam rumah oleh Ferdy Sambo untuk dieksekusi.

Baca Juga: Keberatan dengan Dakwaan Jaksa, Pihak Ferdy Sambo: Tidak Jelas dan Tidak Lengkap!

Bahkan di awal, Ricky Rizal yang sudah mengetahui niat Ferdy Sambo ingin merampas nyawa Brigadir J ternyata tidak berusaha untuk menghentikannya. Di mana jaksa menyebut Ricky Rizal sebelumnya dipanggil Ferdy Sambo dan dimintanya untuk menembak Brigadir J.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: