Hasil Survei Antara Para Tokoh Potensial dalam Pilpres 2024 Berbeda-beda, Refly Harun: Adakah Lembaga Survei yang Bisa Dipercaya?
Menurut pengamatannya, lembaga survei LSI, Denny JA ini lebih condong ke Airlangga Hartarto dan Golkar, walaupun tidak terang-terangan.
“Tetapi kita bisa baca itu ketika disajikan bahwa Nasdem bakal terancam tidak lolos parlementer atau parlemen, menurut saya agak berlebihan ya karena artinya Nasdem turunnya drastis sekali,” katanya.
Baca Juga: Pasangan Capres-Cawapres di Pilpres 2024 Bisa Lebih dari Dua, Pengamat: Masih Konstelasi!
Hasil survei LSI menunjukkan PDIP memiliki elektabilitas tertinggi sementara Nasdem terancam tidak lolos parlemen atau presidential threshold (PT) DPR pada pemilu 2024 mendatang.
“Ini merujuk hasil survei tersebut elektabilitas PDIP mencapai 20,9% Nasdem hanya 3,9% atau lebih rendah dari syarat perolehan suara untuk mendapat kursi DPR parlementer,” jelas dia.
Elektabilitas partai politik lainnya yaitu Golkar 14.5%, Gerindra 9,8%, PKS 8,3%, PKB 5,9% serta Demokrat 5,4%. Berdasarkan survei yang menghuni selain saat ini yakni PPP dan PAN juga bernasib sama seperti Nasdem tidak lolos ambang batas parlemen PP 2,3% dan PAN 2,1%.
Survei ini dilakukan sepanjang 11-20 September dengan melibatkan 1.200 responden.
“Perlu dipahami bahwa pada tanggal 11-20 September Anies Baswedan belum menjadi calon presiden dari Nasdem. Seperti yang kita tau kan 3 Oktober deklarasi Anies,” terangnya.
Pengumpulan data dan survei ini adalah wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner margin of error dalam survei ini kurang lebih 2,9%. Dan margin error ini menurut Refly cukup besar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Sabrina Mulia Rhamadanty
Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty