Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pernyataan Sri Mulyani yang Bilang Orang Miskin Lebih Pilih Beli Rokok daripada Lauk Bikin Orang Demokrat Geram!

Pernyataan Sri Mulyani yang Bilang Orang Miskin Lebih Pilih Beli Rokok daripada Lauk Bikin Orang Demokrat Geram! Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kader Partai Demokrat Ardi W menyoroti pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal konsumsi rokok di kalangan orang miskin.

“Ini adalah stereotyping orang miskin. Seolah mereka tidak tahu yang terbaik bagi dirinya dan keluarganya,” ucapnya, dalam unggahan, Jumat, (4/11/2022). 

Dia mengkritik cara Sri Mulyani menarasikan kebijakan kenaikan cukai rokok.

Baca Juga: Sri Mulyani Bilang Ketidakpastian Ekonomi Global Semakin Tinggi

“Nggak gini juga cara menarasikan kebijakan naikin cukai rokok,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sri Mulyani mengumumkan Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk rokok akan naik 10% pada 2023 dan 2024, pada, Kamis, (3/11/2022) kemarin melalui YouTube Sekretariat Presiden. 

Hal ini pastinya akan berdampak kepada harga rokok.

“Presiden telah menyetujui untuk menaikkan cukai rokok sebesar 10 persen untuk tahun 2023 dan 2024. Karena cukai rokok merupakan rata-rata tertimbang dari berbagai golongan,” ungkap Sri Mulyani.

Kebijakan ini dikeluarkan agar konsumsi rokok dapat dikendalikan utamanya di kalangan orang miskin sekaligus untuk menghindari prevalensi anak-anak usia 10-18 tahun.

Pasalnya rokok merupakan konsumsi kedua terbesar dari keluarga miskin yaitu mencapai 12,21 persen rumah tangga miskin perkotaan dan 11,36 persen untuk masyarakat miskin pedesaan. 

Baca Juga: Pembangunan KEK Kura-Kura Bali Diharapkan Dapat Mendukung Quality Tourism di Bali

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id.

Editor: Fajria Anindya Utami

Bagikan Artikel: