Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Cara Memahami Deep Learning di Azure Microsoft, Penting untuk Masa Depan

Cara Memahami Deep Learning di Azure Microsoft, Penting untuk Masa Depan Kredit Foto: Shutterstock/LookerStudio
Warta Ekonomi, Jakarta -

Deep Learning di Azure Microsoft memiliki kemampuan feature engineering yang dapat merekayasa fitur secara otomatis sehingga tidak perlu bersusah payah membangun model, ataupun memberikan peningkatan akurasi yang sebanding dengan penambahan jumlah data.

Microsoft Most Valuable Professional on AI (artificial inteligence), Agus Suparno mengatakan projek Deep Learning membutuhkan Azure Storage, Azure Databricks dan Azure Machine Learning Services.

Azure Storage memiliki SQL Data Warehouse, HDInsight, Data Lake Store, Event Hubs, IoT Hubs, bersamaan dengan Office 365, OneDrive, XBox dan Skype.

Baca Juga: Cara Memahami Product Development di Dunia Startup Bersama VP Product Tokopedia

Keunggulan Azure Storage yakni mampu mengolah lebih dari 40 juta transaksi per detik dan lebih dari 150 triliun objek. Selain itu juga sangat aman menjaga data karena cek data secara otomatis dan memiliki banyak pilihan membuat salinan dari sistem yang sedang dikerjakan, jika sistem awal mengalami down, maka kita masih bisa menggunakan data salinan.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa AI memiliki banyak keunggulan, seperti membuat kendaraan listrik, berguna bagi kesehatan, Internet of Things (IoT), pencegahan penipuan dan kebutuhan persona. Namun, hal tersulit dari AI adalah data karena membutuhkan koleksi data, verifikasi, tools untuk analisa, Machine Resource Management hingga monitoring.

Berikut tools yang bisa digunakan untuk mengolah data, seperti Oracle, Teradata Parquet, kafka, dan lain sebagainya. Kemudian, tools untuk AI adalah Keras, TensorFlow, mxnet, Pytorch, dan lain sebagainya. Dengan Azure Databricks, bisa menggabungkan data engineers dan data scientist. Kemudian, Azure Machine Learning bisa digunakan untuk memproses data agar lebih mudah dipahami.

Di masa depan, Deep Learning akan dibutuhkan karena semua yang berhubungan dengan teknologi membutuhkan data, machine learning dan artificial inteligence.

Video lengkapnya:

Baca Juga: Soal Normalisasi Kali Ciliwung Mangkrak Era Anies Baswedan, Ternyata Alasannya Karena Ada yang Tidak Setuju

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel:

WE Academy

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Lihat Semua